Membaca terus-menerus pendapat yang diulang-ulang telah menjadi kebiasaan. Setiap artikel yang mendapatkan 10k suka akan di-remix berkali-kali—poin yang sama, kata-kata yang berbeda, sampai semuanya hanya menjadi suara putih. Algoritma terus memperkuat kebijaksanaan yang diulang-ulang yang sama, memotongnya, mengemasnya kembali, dan mendorongnya keluar lagi. Sinyal berkualitas semakin terkubur di bawah kuantitas. X dulu terasa hidup. Sekarang rasanya seperti menonton konten diproses melalui jalur pabrik, dihapus dari segala keaslian. Jiwa mulai terkuras.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NFTPessimist
· 16jam yang lalu
ngl Inilah gambaran komunitas web3 saat ini, satu ide menjadi viral, lalu semua hanya salin tempel variasinya... soul mati
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 16jam yang lalu
ngl Ini adalah gambaran dari komunitas web3 saat ini, begitu tren muncul semua analisis hanyalah salin tempel, suara yang benar-benar mendalam sudah lama tenggelam
Lihat AsliBalas0
SquidTeacher
· 16jam yang lalu
Mesin penggiling algoritma mulai berputar dan tidak bisa berhenti, benar-benar tidak ada yang bisa melarikan diri
Lihat AsliBalas0
CoconutWaterBoy
· 16jam yang lalu
Sungguh, sekarang nge-刷X seperti melihat mesin pemotong konten, semuanya terasa sama rasanya
Lihat AsliBalas0
rugged_again
· 16jam yang lalu
ngl inilah sebabnya mengapa saya semakin jarang menyebarkan tweet, semuanya adalah sampah salin tempel
Lihat AsliBalas0
SadMoneyMeow
· 16jam yang lalu
Mesin penggiling algoritma menghancurkan semuanya, tidak ada lagi sensasi baru
Membaca terus-menerus pendapat yang diulang-ulang telah menjadi kebiasaan. Setiap artikel yang mendapatkan 10k suka akan di-remix berkali-kali—poin yang sama, kata-kata yang berbeda, sampai semuanya hanya menjadi suara putih. Algoritma terus memperkuat kebijaksanaan yang diulang-ulang yang sama, memotongnya, mengemasnya kembali, dan mendorongnya keluar lagi. Sinyal berkualitas semakin terkubur di bawah kuantitas. X dulu terasa hidup. Sekarang rasanya seperti menonton konten diproses melalui jalur pabrik, dihapus dari segala keaslian. Jiwa mulai terkuras.