Pergerakan Bitcoin yang bertentangan menarik perhatian—ketika dolar melemah, harganya turun, dan saat menguat, tekanan jual tetap berlanjut. Situasi ini sulit dijelaskan dengan narasi makro, menunjukkan bahwa level teknikal dan psikologi pasar lebih menentukan. Investor mengalami bahwa logika ekonomi konvensional tidak selalu berlaku di pasar kripto. Harga Bitcoin tampaknya lebih dipengaruhi oleh level support-resistance, perubahan posisi, dan dinamika likuiditas daripada tren makro yang luas.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
WenMoon42
· 01-19 12:56
Koin ini benar-benar seni operasi terbalik, apapun cara mainnya selalu dipotong
---
Singkatnya, para pemain utama bermain perang psikologis, teori makro ini tidak berlaku di sini
---
Ekonom tradisional pasti akan gila... di dunia koin tidak ada aturan yang pasti
---
Likuiditas adalah segalanya, yang lain hanyalah awan-awan
---
Ck, level support dan resistance ini lebih efektif daripada pidato Federal Reserve
---
Permainan psikologis, teman-teman, yang selalu menang adalah mereka yang paham grafik
Lihat AsliBalas0
TokenDustCollector
· 01-19 12:56
btc操作 kali ini benar-benar membingungkan... analisis makro tidak bisa diterapkan, rasanya seperti mesin penjatuhan harga sedang bermain permainan psikologis saja
Lihat AsliBalas0
GasBandit
· 01-19 12:56
btc操作 kali ini benar-benar di luar nalar, logika makro sepertinya sama sekali tidak bisa menjelaskan, tetap saja aspek teknikal dan pertarungan psikologis yang lebih brutal
Lihat AsliBalas0
Tokenomics911
· 01-19 12:55
Tekanan jual benar-benar luar biasa, tidak bisa ditekan sama sekali
---
Gelombang pasar ini murni permainan dana, fundamental tidak ada gunanya
---
Jelasnya, semuanya ditentukan oleh aspek teknikal, makro ekonomi sudah mati
---
Rasanya lembaga sengaja menjatuhkan harga untuk mencari likuiditas, tidak ada penjelasan lain
---
Perang psikologis lebih penting daripada logika ekonomi, inilah kenyataan di dunia koin
---
Jika level support pecah, semuanya berakhir, sekarang tinggal lihat apakah para bandar mau mengerek naik atau tidak
---
Kekeringan likuiditas adalah pelaku utama, jangan bicara soal kekuatan dolar
---
Dunia koin sudah memiliki logikanya sendiri, aturan keuangan tradisional, haha
---
Gelombang konflik seperti ini paling menguntungkan, lakukan jual beli berulang kali
---
Tunggu dulu, apakah sedang terkumpul? Atau hanya dijatuhkan secara murni?
Lihat AsliBalas0
SignatureAnxiety
· 01-19 12:38
Aduh, ini benar-benar disebut double kill, turun juga ada alasannya, naik juga ada alasannya, benar-benar tergantung suasana hati bandar, kan?
Lihat AsliBalas0
FloorSweeper
· 01-19 12:31
Logika ini benar-benar magis... teori makro meskipun rumit tetap tidak bisa menjelaskan
---
Lagi-lagi dengan pola ini... analisis teknikal mengalahkan fundamental, trader ritel masih memperhatikan dolar AS
---
Singkatnya, ini adalah pemain likuiditas yang mengendalikan pasar, kita tebak makro? Pola saja
---
Sulit dipercaya, seharusnya pergerakan dolar menentukan naik turunnya btc, tapi sekarang malah berbalik
---
Hah? Pertarungan posisi adalah inti, macro hanyalah kedok
---
Inilah sebabnya mengapa mereka memegang erat dan tidak berani bergerak... pemenang dalam permainan psikologis menguasai semuanya
---
Ekonomi tradisional harus tunduk di sini, psikologi pasar adalah bos sejati
---
Level support diinjak sedikit langsung jebol, level resistance disentuh langsung rebound... permainan emosi murni
Pergerakan Bitcoin yang bertentangan menarik perhatian—ketika dolar melemah, harganya turun, dan saat menguat, tekanan jual tetap berlanjut. Situasi ini sulit dijelaskan dengan narasi makro, menunjukkan bahwa level teknikal dan psikologi pasar lebih menentukan. Investor mengalami bahwa logika ekonomi konvensional tidak selalu berlaku di pasar kripto. Harga Bitcoin tampaknya lebih dipengaruhi oleh level support-resistance, perubahan posisi, dan dinamika likuiditas daripada tren makro yang luas.