Perkembangan AI dalam keuangan sedang mencapai titik balik. Kita telah melewati era algoritma yang hanya merekomendasikan strategi—sekarang mereka secara aktif mengeksekusinya. Ini bukan hanya peningkatan teknis; ini secara fundamental mengubah cara pasar beroperasi.
Ketika agen otonom mendapatkan kemampuan untuk menempatkan pesanan, memindahkan modal antar dompet, atau memicu transaksi tingkat institusi, dinamika berubah sepenuhnya. Hambatan sebelumnya bukanlah kekuatan komputasi atau data pasar—melainkan penundaan otorisasi manusia. Hilangkan itu, dan yang tersisa adalah mesin yang membuat keputusan alokasi modal secara waktu nyata di seluruh pasar.
Pertanyaan sebenarnya bukan lagi apakah AI cerdas. Tapi apakah pasar, bursa, dan regulator siap untuk otonomi lapisan eksekusi dalam skala besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVHunterBearish
· 21jam yang lalu
Apakah mesin otomatis melakukan perdagangan? Pengawas itu masih tidur.
Lihat AsliBalas0
PonziWhisperer
· 21jam yang lalu
Wah, urusan perdagangan otomatis dengan kecerdasan buatan ini benar-benar akan datang, akankah regulasi bisa mengimbangi?
Lihat AsliBalas0
BlockchainGriller
· 21jam yang lalu
Mesin benar-benar akan mulai bermain uang sendiri, jika tidak dikelola dengan baik, akan berakhir buruk.
Lihat AsliBalas0
CryptoSurvivor
· 21jam yang lalu
Pesanan otomatis mesin? Jika pengawasan tidak mengikuti, itu akan menjadi bencana
Perkembangan AI dalam keuangan sedang mencapai titik balik. Kita telah melewati era algoritma yang hanya merekomendasikan strategi—sekarang mereka secara aktif mengeksekusinya. Ini bukan hanya peningkatan teknis; ini secara fundamental mengubah cara pasar beroperasi.
Ketika agen otonom mendapatkan kemampuan untuk menempatkan pesanan, memindahkan modal antar dompet, atau memicu transaksi tingkat institusi, dinamika berubah sepenuhnya. Hambatan sebelumnya bukanlah kekuatan komputasi atau data pasar—melainkan penundaan otorisasi manusia. Hilangkan itu, dan yang tersisa adalah mesin yang membuat keputusan alokasi modal secara waktu nyata di seluruh pasar.
Pertanyaan sebenarnya bukan lagi apakah AI cerdas. Tapi apakah pasar, bursa, dan regulator siap untuk otonomi lapisan eksekusi dalam skala besar.