Inilah sesuatu yang kebanyakan buku teks keuangan tidak akan memberitahu Anda: kebijaksanaan tradisional mengatakan bahwa uang yang mengalir ke saham seharusnya tidak banyak mempengaruhi harga. Teori ini berasumsi bahwa jika harga naik, permintaan secara alami akan menurun, menciptakan keseimbangan alami.



Namun sebuah makalah kerja baru membalikkan hal ini. Para peneliti menemukan bahwa permintaan pasar saham sebenarnya cukup inelastis—berarti meskipun harga saham naik, orang tidak mengurangi tekanan pembelian mereka secara proporsional. Permintaan tetap keras kepala tinggi terlepas dari pergerakan harga.

Ini memiliki implikasi serius. Jika pembeli tidak sensitif terhadap kenaikan harga, maka arus masuk modal ke pasar seperti pukulan palu, mendorong valuasi naik lebih cepat dan lebih keras daripada yang diprediksi model tradisional. Ini menjelaskan mengapa rally tertentu terasa tak terbendung: kurva permintaan tidak bekerja seperti yang dikatakan buku teks.

Prinsip ini sebenarnya mencerminkan dinamika yang juga kita lihat di pasar kripto—ketika keyakinan tinggi, elastisitas harga runtuh dan uang mengalir masuk tanpa banyak memperhatikan valuasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
LightningWalletvip
· 1jam yang lalu
Yah, makanya setiap kali harga naik batas, masih ada orang yang membeli dengan gila... Kurang rasional, bro.
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterXMvip
· 6jam yang lalu
nah inilah mengapa pasar bullish tidak pernah berhenti... metode buku pelajaran sudah ketinggalan zaman
Lihat AsliBalas0
ColdWalletAnxietyvip
· 6jam yang lalu
Wah, inilah sebabnya mengapa setiap kali tidak pernah bisa mengejar... Kurva permintaan sama sekali tidak mengikuti pola yang biasa.
Lihat AsliBalas0
RugResistantvip
· 6jam yang lalu
Ah ini... buku teks lagi dipermalukan, tapi jujur ini bukan hal baru, dunia crypto sudah lama bermain seperti ini --- Kurva permintaan benar-benar runtuh, selama kepercayaan cukup kuat, harga bisa sembarang, makanya ada banyak penerima beban --- Keren, jadi intinya memang uangnya terlalu banyak sampai tidak tahu mau dipakai buat apa... terakhir saat dijual lagi itu cerita lain --- Penelitian ini sebenarnya tentang FOMO, cuma dibalut dengan topik akademik saja --- Dunia crypto selalu seperti ini, baru sadar sekarang? Dunia keuangan reaksinya benar lambat --- Tunggu dulu... bukankah ini menjelaskan mengapa pasar bullish bisa begitu hebat, lalu bagaimana dengan pasar bearish? --- Haha, si kecil yang permintaannya keras sudah online, harga sama sekali tidak bisa menahan orang yang punya keyakinan --- Jadi persepsi investor ritel dan cara kerja institusi memang berbeda dimensi --- Teori ini oke, cuma rasanya masih mencari alasan rasional untuk dana yang mengalir deras --- Dari saham ke dunia crypto, semuanya serba sama, menunjukkan bahwa pola dasarnya tidak berbeda... semuanya permainan konsensus
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandladyvip
· 6jam yang lalu
Haha ini kan sudah lama kita tahu trik di dunia kripto, saat keyakinan tinggi siapa peduli dengan valuasi
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)