Kematian Musim Alt: Mengapa Siklus 2025 Tidak Pernah Terjadi

image

Sumber: CryptoNewsNet Judul Asli: The Death of the Altseason: Why the 2025 Cycle Never Happened Tautan Asli:

Perubahan Paradigma dalam Dinamika Pasar

Saat bitcoin menghancurkan tonggak sejarah sepanjang 2025, muncul anomali mencolok: “altseason” yang diantisipasi—rotasi modal tradisional yang secara historis mengikuti puncak bitcoin—tetap tidak terlihat.

Sementara peserta pasar menunggu banjir likuiditas ke aset berkapital kecil, indeks altcoin menunjukkan cerita yang berbeda. Metode penting ini, dirancang untuk melacak apakah altcoin mengungguli bitcoin, menyentuh ambang 75 poin hanya sekali, sebentar, selama paruh kedua tahun. Untuk sisa tahun 2025, indeks ini terpuruk di level yang menunjukkan bahwa dominasi bitcoin bukan hanya sebuah fase, tetapi sebuah fitur permanen dari rezim pasar baru.

Kepergian dari preseden historis ini memicu perdebatan sengit di antara analis dan investor. Pertanyaannya bukan lagi kapan musim altcoin akan tiba, tetapi apakah konsep “altseason” yang sinkron itu sendiri sudah mati. Beberapa faktor berkontribusi pada “stagnasi alt,” termasuk masuknya modal institusional melalui ETF bitcoin spot (ETFs).

Dengan ribuan token baru yang diluncurkan setiap bulan, modal menjadi terlalu tersebar sehingga tidak mampu memicu reli bersamaan. Selain itu, investor menjadi lebih selektif, lebih menyukai protokol dengan utilitas tinggi daripada mentalitas “arus naik mengangkat semua kapal” dari siklus sebelumnya.

Penurunan 20-Hari: Temuan Wintermute

Ulasan Pasar OTC Aset Digital Wintermute 2025 menawarkan perspektif yang memvalidasi klaim kematian siklus ini. Menurut ulasan tersebut, reli altcoin antara 2022 dan 2024 biasanya berlangsung 45 hingga 60 hari. Secara khusus, pada 2024, performa bitcoin yang kuat berhasil mendorong “daur ulang kekayaan” ke altcoin seperti memecoin dan token AI.

Pada 2025, dinamika ini runtuh. Reli altcoin berlangsung rata-rata kurang dari 20 hari, meskipun ada aliran tema baru yang stabil termasuk peluncur memecoin, DEXs perpetual, dan meta x402—standar pembayaran berbasis AI. Wintermute mengaitkan ini dengan kelelahan pasar dan kendala struktural:

Narasi ini memicu ledakan aktivitas singkat tetapi gagal berkembang menjadi reli yang tahan lama dan menyeluruh di pasar. Ini mencerminkan kondisi makro yang bergelombang, kelelahan pasar setelah overshoot tahun lalu, dan likuiditas altcoin yang tidak cukup untuk membawa narasi melampaui fase awalnya. Hal ini menyebabkan reli altcoin terasa seperti perdagangan taktis daripada tren dengan keyakinan tinggi.

Hambatan Psikologis dan Struktural

Selain konsentrasi institusional, gelombang likuidasi tajam pada 10 Okt. 2025 menjadi titik balik psikologis. Peristiwa ini menghapus sekitar $19 miliar, menyebabkan trader ritel mundur ke dalam keamanan token utama yang dianggap aman. Volume peluncuran token baru yang besar memperburuk masalah ini; sekitar 85% dari altcoin 2025 diperdagangkan di bawah harga peluncuran mereka pada akhir tahun, membuat reli pasar bersatu hampir tidak mungkin.

Kesimpulan keseluruhan adalah bahwa pasar telah beralih dari siklus “bersih” empat tahun ke rezim spekulasi selektif. Performa altcoin di masa depan kini bergantung pada utilitas dan permintaan struktural tertentu daripada pergeseran momentum luas yang dipicu oleh bitcoin.

Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt