Mengapa pasar saham dan mata uang Asia tiba-tiba "berpisah" satu sama lain?
Polanya sebelumnya sangat jelas: masuknya modal asing ke pasar Asia → membeli saham sekaligus mata uang lokal → pasar saham naik, nilai mata uang menguat, keduanya biasanya memiliki korelasi positif lebih dari 0.4 hingga 0.8. Kedengarannya seperti komunitas yang tak terpisahkan.
Namun pada September 2025, skenario tradisional ini pecah. Pada grafik, garis pasar saham berwarna hitam terus menembus ke atas, sementara garis mata uang berwarna merah malah berbalik ke bawah, bahkan menembus level support penting sebelumnya. Divergensi semacam ini memang jarang terjadi.
Apa logikanya? Pertama, mari kita lihat mengapa pasar saham naik—tema AI selalu menjadi kekuatan pendorong utama. Saham teknologi dan saham konsep AI terus menarik dana, dan aliran dana ini cukup terkonsentrasi. Sedangkan di sisi mata uang, menghadapi tekanan yang berbeda. Dua kekuatan ini berjalan sendiri-sendiri, sehingga menciptakan situasi yang tampaknya kontradiktif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetaMaximalist
· 7jam yang lalu
nah ini hanya rotasi sektor yang sedang berlangsung... konsentrasi modal dalam narasi AI selalu terlepas dari dinamika mata uang makro, jujur saja saya sudah melihat ini dari perspektif kurva adopsi. ketika teknologi terlalu hype, aliran fiat menjadi terfragmentasi—arbitrase inovasi klasik terjadi tepat di depan mata kita jujur saja
Lihat AsliBalas0
LidoStakeAddict
· 7jam yang lalu
Pasar saham sedang ramai dengan AI, tetapi mata uang justru sedang dijual, ini benar-benar tidak masuk akal
Tunggu dulu, bukankah ini menunjukkan aliran dana yang berbeda-beda, konsep teknologi mendominasi satu pihak
Fenomena Finchi... sebelumnya belum pernah melihat pemisahan yang begitu ekstrem
Korelasi positif 0.8 hilang begitu saja, sangat ajaib
Kondisi pasar AI kali ini benar-benar brutal, makan sendiri sampai mata uang tidak bergerak
Pemisahan ini sangat tajam, rasanya pasar akan mengalami masalah
Aturan konvensional rusak, siapa yang masih berani percaya pada fundamentalnya
Aduh, saham konsep AI sedang menghisap darah secara gila-gilaan, sementara koin malah sedang turun, ini terlalu tidak masuk akal
Tekanan penurunan mata uang besar, pasar saham didorong oleh AI, dana pun begitu saja memilih untuk mengalir
Kapan lagi saham dan koin Asia akan tampil bersama, rasanya perpecahan semakin lama semakin nyata
Berapa lama kenaikan yang didukung oleh hype AI ini bisa bertahan, agak meragukan
Koin turun saham naik, situasi ini agak menyakitkan untuk dilihat, sebenarnya siapa yang sedang mencukur rumput?
Korelasi yang pecah, ini adalah sinyal pasar yang sebenarnya, harus diawasi dengan ketat
Mengapa pasar saham dan mata uang Asia tiba-tiba "berpisah" satu sama lain?
Polanya sebelumnya sangat jelas: masuknya modal asing ke pasar Asia → membeli saham sekaligus mata uang lokal → pasar saham naik, nilai mata uang menguat, keduanya biasanya memiliki korelasi positif lebih dari 0.4 hingga 0.8. Kedengarannya seperti komunitas yang tak terpisahkan.
Namun pada September 2025, skenario tradisional ini pecah. Pada grafik, garis pasar saham berwarna hitam terus menembus ke atas, sementara garis mata uang berwarna merah malah berbalik ke bawah, bahkan menembus level support penting sebelumnya. Divergensi semacam ini memang jarang terjadi.
Apa logikanya? Pertama, mari kita lihat mengapa pasar saham naik—tema AI selalu menjadi kekuatan pendorong utama. Saham teknologi dan saham konsep AI terus menarik dana, dan aliran dana ini cukup terkonsentrasi. Sedangkan di sisi mata uang, menghadapi tekanan yang berbeda. Dua kekuatan ini berjalan sendiri-sendiri, sehingga menciptakan situasi yang tampaknya kontradiktif.