【0-1 Panduan Penggunaan Codex untuk Pemula dalam Pemrograman】
Baru saja membuat situs sumber informasi AI / Web3 yang terintegrasi, sebagai seorang pemula non-teknis, yang paling membingungkan bukanlah proses coding vibe, melainkan awalnya tidak bisa menemukan pintu masuknya. Post ini akan menguraikan langkah demi langkah bagaimana menggunakan Codex untuk pemrograman.
1. Apa itu Codex? Codex adalah rangkaian alat AI pengkodean dari OpenAI, yang membantu pengembang untuk lebih cepat mengembangkan dan mengirimkan dengan mengandalkan agen pengkodean di cloud dan lokal.
2. Unduh Codex. Langkah ini membutuhkan instalasi di IDE, seperti VS / Cursor dan lain-lain. Saya memilih VS Code. Buka VS, klik tombol extension di menu sebelah kiri, ketik cari Codex, lalu instal.
3. Jalankan Codex. Setelah instalasi selesai, logo OpenAI yang familiar akan muncul di menu sebelah kiri, klik untuk masuk ke mode pemrograman. Sebelum memasukkan dialog apa pun, Codex membutuhkan pembuatan folder. Pilih【File】-【New File...】- beri nama, maka file coding kamu sudah siap, dan kamu bisa mulai memasukkan kebutuhanmu.
4. Pahami Codex. Beberapa tombol di bagian bawah dialog perlu dipahami artinya. Yang sering digunakan adalah Switch Mode, Chat bisa digunakan untuk diskusi awal dengan AI dalam merinci kebutuhan dan PRD. Agent bisa digunakan saat coding resmi. Select Mode secara default memilih GPT5.2-Codex dengan Medium reasoning, tergantung tingkat penggunaan produk yang ingin kamu bangun.
Kamu juga bisa menggunakan berbagai alat untuk menyelesaikan tugas, misalnya desain front-end diserahkan ke Gemini 3, kode diserahkan ke Codex. Secara umum, dalam berinteraksi dengan AI, terus belajar tentang pemikiran keseluruhan produk jauh lebih penting daripada sekadar coding.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
【0-1 Panduan Penggunaan Codex untuk Pemula dalam Pemrograman】
Baru saja membuat situs sumber informasi AI / Web3 yang terintegrasi, sebagai seorang pemula non-teknis, yang paling membingungkan bukanlah proses coding vibe, melainkan awalnya tidak bisa menemukan pintu masuknya. Post ini akan menguraikan langkah demi langkah bagaimana menggunakan Codex untuk pemrograman.
1. Apa itu Codex? Codex adalah rangkaian alat AI pengkodean dari OpenAI, yang membantu pengembang untuk lebih cepat mengembangkan dan mengirimkan dengan mengandalkan agen pengkodean di cloud dan lokal.
2. Unduh Codex. Langkah ini membutuhkan instalasi di IDE, seperti VS / Cursor dan lain-lain. Saya memilih VS Code. Buka VS, klik tombol extension di menu sebelah kiri, ketik cari Codex, lalu instal.
3. Jalankan Codex. Setelah instalasi selesai, logo OpenAI yang familiar akan muncul di menu sebelah kiri, klik untuk masuk ke mode pemrograman. Sebelum memasukkan dialog apa pun, Codex membutuhkan pembuatan folder. Pilih【File】-【New File...】- beri nama, maka file coding kamu sudah siap, dan kamu bisa mulai memasukkan kebutuhanmu.
4. Pahami Codex. Beberapa tombol di bagian bawah dialog perlu dipahami artinya. Yang sering digunakan adalah Switch Mode, Chat bisa digunakan untuk diskusi awal dengan AI dalam merinci kebutuhan dan PRD. Agent bisa digunakan saat coding resmi. Select Mode secara default memilih GPT5.2-Codex dengan Medium reasoning, tergantung tingkat penggunaan produk yang ingin kamu bangun.
Kamu juga bisa menggunakan berbagai alat untuk menyelesaikan tugas, misalnya desain front-end diserahkan ke Gemini 3, kode diserahkan ke Codex. Secara umum, dalam berinteraksi dengan AI, terus belajar tentang pemikiran keseluruhan produk jauh lebih penting daripada sekadar coding.