Banyak orang yang beroperasi dengan kontrak, terlihat seperti berjudi—harga koin turun, otak langsung panas, ingin segera melakukan all-in dan long; saat naik lagi tidak bisa duduk diam, buru-buru membuka posisi short. Cara beroperasi seperti ini bukan karena keberuntungan buruk, tetapi benar-benar tanpa strategi.
Selama bertahun-tahun berkelana di dunia koin, pelajaran terbesar dari berkontrak adalah: perencanaan lebih penting daripada tindakan, strategi lebih unggul dari intuisi. Mereka yang menghasilkan uang memiliki metode sendiri, bukan hanya reflek melakukan order berdasarkan tampilan pasar. Berikut beberapa pengalaman praktis:
**Pertama, kendalikan posisi.** Setiap kali membuka posisi tidak lebih dari 10% dari akun, terdengar konservatif? Tapi ini adalah rahasia untuk bertahan lama. Orang yang serakah dan membuka posisi besar akan langsung bangkrut saat terjadi koreksi.
**Kedua, jaga stop loss.** Tidak ada order yang tidak bisa rugi. Setelah menetapkan level stop loss, jangan diubah-ubah. Banyak orang mengubah stop loss di tengah jalan, akhirnya malah tersapu keluar.
**Ketiga, ikuti tren.** Jangan selalu berpikir untuk bottom fishing dan top selling, itu hanya kerugian. Saat puncak, shorting; saat dasar, longing; tunggu tren jelas sebelum masuk pasar, jangan bertaruh pada rebound dan koreksi.
**Keempat, hitung rasio risiko dan imbalan.** Rasio risiko dan keuntungan sebaiknya dikendalikan di bawah 1:3. Dengan kerugian kecil berusaha mendapatkan keuntungan besar, meskipun tingkat keberhasilannya tidak 100%, tetap bisa menghasilkan uang secara stabil.
**Kelima, jangan terlalu sering bertransaksi.** Semakin sering bertransaksi, semakin banyak kesalahan. Menambah posisi secara berlebihan, berganti strategi terlalu sering, mengejar order secara terus-menerus—semua ini adalah tanda-tanda akan bangkrut. Bisa bertahan, maka bisa mendapatkan keuntungan yang stabil.
**Keenam, lebih baik melewatkan daripada salah langkah.** Pasar sudah bergerak cukup jauh, tapi masih mengejar di belakang adalah kesalahan paling umum. Daripada berisiko mengejar harga tinggi, lebih baik menunggu peluang berikutnya. Banyak peluang, jangan selalu berpikir untuk mendapatkan semuanya.
**Ketujuh, jaga mental.** Saat akun turun sangat drastis hari itu, jangan terus beroperasi. Penilaian saat emosi tidak stabil seringkali salah. Mood buruk, pikiran kacau, setiap order saat itu seperti berjudi.
**Kedelapan, teknik bisa tertinggal, mental harus di depan.** Garis-garis, indikator, semua itu hanya pendukung. Yang benar-benar menentukan menang kalah adalah apakah kamu bisa menahan godaan, dan tetap rasional saat takut. Inilah kekuatan utama.
Berhasil atau tidaknya bermain kontrak, pada akhirnya tergantung disiplin diri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SchroedingersFrontrun
· 15jam yang lalu
Benar sekali, akhirnya tetap harus mengandalkan disiplin diri, dulu saya termasuk tipe yang terlalu rajin trading, hasilnya malah mengalami kerugian tiga kali berturut-turut dan akhirnya bangkrut.
Trading yang sering dilakukan benar-benar mesin kerugian tingkat tinggi, jika tidak sabar lebih baik menunggu jatuh ke lubang.
Mental ini sangat penting, saat mengalami kerugian otak jadi tidak berfungsi, saat itu membuka posisi sama saja mencari maut.
Manajemen posisi sekarang saya sudah bisa menjaga, tapi stop loss masih mudah diubah di tengah jalan, ini sangat sulit.
Rasanya tulisan ini agak terlalu idealis, saat menghadapi pasar nyata tetap saja akan impulsif, mengetahui itu mudah, melaksanakan sulit.
Orang yang menghasilkan uang entah memang benar-benar disiplin, atau sama sekali tidak peduli, saya sendiri bukan keduanya.
Saya tidak sedikit mengalami terkena sweep saat chasing high, menunggu peluang berikutnya terdengar mudah, tapi sulit dilakukan.
Standar risk-reward ratio 1:3 agak terlalu tinggi, kebanyakan waktu saya tidak bisa mencapainya.
Lihat AsliBalas0
ShibaMillionairen't
· 01-13 10:50
Benar sekali, kata kunci yang paling sulit adalah disiplin diri. Saya telah melihat terlalu banyak orang yang berbicara tentang rencana di mulut mereka, tetapi jari mereka jauh lebih cepat dari otak mereka.
Lihat AsliBalas0
LiquidityWhisperer
· 01-11 15:51
Sejujurnya, saya dulu tidak percaya dengan aturan 10% posisi, sampai saya mengalami kerugian besar dan mengerti sekarang. Sekarang melihat grafik juga lebih nyaman.
Sialan, tetap harus mengendalikan tangan, kalau tidak, tangan akan mudah tergoda dan hilang dalam sekejap.
Poin tentang mental ini benar, semakin ingin balik modal saat hari kerugian, semakin cepat mati.
Mencari uang sama sekali tidak bergantung pada analisis teknikal, melainkan pada kemampuan untuk menahan tidak melakukan apa-apa.
Dari 8 aturan, yang paling penting adalah: jangan sering melakukan operasi, hanya dengan diam dan menunggu, baru bisa mendapatkan keuntungan yang stabil.
Lihat AsliBalas0
GateUser-26d7f434
· 01-11 15:48
Setelah berbicara sebanyak ini, baru bisa benar-benar mengerti setelah mengalami kerugian beberapa kali sendiri.
Lihat AsliBalas0
alpha_leaker
· 01-11 15:35
Benar sekali, saya memang mengalami kerugian karena sering melakukan trading, sekarang setiap bulan saya melakukan review terhadap operasi sampah saya
---
10% posisi ini benar-benar menyelamatkan saya beberapa kali, sebelumnya saat all-in, begitu ada koreksi langsung hilang
---
Yang paling sulit adalah mental, saat harga turun tangan jadi gatal, begitu gatal langsung selesai
---
Melewatkan peluang jauh lebih baik daripada melakukan kesalahan dalam trading, sekarang saya lebih suka sedikit mendapatkan daripada mengejar harga tinggi
---
Rasio risiko-imbalan 1:3 terdengar sederhana, tapi saat benar-benar melakukannya baru tahu betapa sulitnya
---
Duduk diam benar-benar lebih berharga daripada indikator teknikal apa pun, orang yang paling banyak mendapatkan adalah orang malas yang paling rajin
---
Mereka yang setiap hari mengubah stop loss, mungkin belum pernah dididik oleh pasar
---
Kontrak sebenarnya adalah disiplin diri, tanpa dua kata itu berarti berjudi
Lihat AsliBalas0
NotFinancialAdvice
· 01-11 15:33
Tsk, you're right, it's just a lack of self-control, that's how most people end up losing everything playing with it.
Banyak orang yang beroperasi dengan kontrak, terlihat seperti berjudi—harga koin turun, otak langsung panas, ingin segera melakukan all-in dan long; saat naik lagi tidak bisa duduk diam, buru-buru membuka posisi short. Cara beroperasi seperti ini bukan karena keberuntungan buruk, tetapi benar-benar tanpa strategi.
Selama bertahun-tahun berkelana di dunia koin, pelajaran terbesar dari berkontrak adalah: perencanaan lebih penting daripada tindakan, strategi lebih unggul dari intuisi. Mereka yang menghasilkan uang memiliki metode sendiri, bukan hanya reflek melakukan order berdasarkan tampilan pasar. Berikut beberapa pengalaman praktis:
**Pertama, kendalikan posisi.** Setiap kali membuka posisi tidak lebih dari 10% dari akun, terdengar konservatif? Tapi ini adalah rahasia untuk bertahan lama. Orang yang serakah dan membuka posisi besar akan langsung bangkrut saat terjadi koreksi.
**Kedua, jaga stop loss.** Tidak ada order yang tidak bisa rugi. Setelah menetapkan level stop loss, jangan diubah-ubah. Banyak orang mengubah stop loss di tengah jalan, akhirnya malah tersapu keluar.
**Ketiga, ikuti tren.** Jangan selalu berpikir untuk bottom fishing dan top selling, itu hanya kerugian. Saat puncak, shorting; saat dasar, longing; tunggu tren jelas sebelum masuk pasar, jangan bertaruh pada rebound dan koreksi.
**Keempat, hitung rasio risiko dan imbalan.** Rasio risiko dan keuntungan sebaiknya dikendalikan di bawah 1:3. Dengan kerugian kecil berusaha mendapatkan keuntungan besar, meskipun tingkat keberhasilannya tidak 100%, tetap bisa menghasilkan uang secara stabil.
**Kelima, jangan terlalu sering bertransaksi.** Semakin sering bertransaksi, semakin banyak kesalahan. Menambah posisi secara berlebihan, berganti strategi terlalu sering, mengejar order secara terus-menerus—semua ini adalah tanda-tanda akan bangkrut. Bisa bertahan, maka bisa mendapatkan keuntungan yang stabil.
**Keenam, lebih baik melewatkan daripada salah langkah.** Pasar sudah bergerak cukup jauh, tapi masih mengejar di belakang adalah kesalahan paling umum. Daripada berisiko mengejar harga tinggi, lebih baik menunggu peluang berikutnya. Banyak peluang, jangan selalu berpikir untuk mendapatkan semuanya.
**Ketujuh, jaga mental.** Saat akun turun sangat drastis hari itu, jangan terus beroperasi. Penilaian saat emosi tidak stabil seringkali salah. Mood buruk, pikiran kacau, setiap order saat itu seperti berjudi.
**Kedelapan, teknik bisa tertinggal, mental harus di depan.** Garis-garis, indikator, semua itu hanya pendukung. Yang benar-benar menentukan menang kalah adalah apakah kamu bisa menahan godaan, dan tetap rasional saat takut. Inilah kekuatan utama.
Berhasil atau tidaknya bermain kontrak, pada akhirnya tergantung disiplin diri.