Setelah awal tahun yang cukup positif, Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal bahwa kenaikan besar akan segera terjadi. Menurut pendapat dari seorang analis pasar terkenal, mata uang kripto terbesar di dunia ini sangat mungkin kembali ke kisaran harga 6 digit dalam beberapa minggu mendatang, ketika sebuah indikator teknikal penting secara resmi memberi sinyal “bullish”.
Bitcoin Bisa Mencapai $105.000 Dalam 3–4 Minggu Mendatang?
Dalam sebuah postingan pada 9/1 di platform X, analis kripto anonim BitBull berbagi pandangan yang sangat positif tentang prospek harga Bitcoin dalam jangka pendek. Menurut BitBull, BTC bisa naik kembali ke kisaran $103.000 – $105.000 hanya dalam 3 hingga 4 minggu jika sinyal teknikal terus dipertahankan.
Dasar prediksi ini berasal dari indikator Relative Strength Index (RSI) pada kerangka waktu mingguan Bitcoin — sebuah indikator momentum yang umum digunakan dalam analisis teknikal, untuk mengukur kecepatan dan kekuatan volatilitas harga.
RSI Mingguan Membalik Arah — Sinyal Kenaikan Harga yang Signifikan
RSI biasanya digunakan untuk mengidentifikasi kondisi overbought (overbought) atau oversold (oversold) dari aset:
RSI > 70: pasar mungkin terlalu panas, rentan terhadap koreksi penurunanRSI < 30: pasar terlalu banyak dijual, berpotensi membentuk dasar dan berbalik naik
Menurut BitBull, RSI mingguan Bitcoin telah menurun secara konsisten selama lebih dari 3 bulan terakhir, membentuk tren penurunan yang jelas. Yang menarik, RSI baru saja secara resmi menembus garis tren penurunan ini, sebuah sinyal teknikal yang biasanya menunjukkan momentum kenaikan sedang kembali.
Analis menekankan bahwa kali terakhir RSI mingguan Bitcoin menembus tren secara serupa adalah pada April 2025. Setelah itu, BTC mengalami kenaikan harga yang sangat kuat, naik hampir 50% dan mencapai rekor tertinggi baru di $126.080.
Sejarah Bisa Terulang?
Berdasarkan pola ini, BitBull berpendapat bahwa skenario serupa sangat mungkin terulang, meskipun kenaikan kali ini mungkin lebih modest. Menurut prediksinya, Bitcoin bisa naik sekitar 15% dari harga saat ini, yang berkisar di $103.000 – $105.000 dalam beberapa minggu mendatang.
Jika ini terjadi, BTC secara resmi akan kembali ke angka 6 digit, sehingga memperkuat sentimen positif pasar di awal tahun.
Ikhtisar Harga Bitcoin Saat Ini
Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $90.600, turun sedikit hampir 1% dalam 24 jam terakhir. Setelah kenaikan awal tahun, pasar memasuki fase pendinginan dan akumulasi, dengan harga BTC sebagian besar berfluktuasi di sekitar $90.000.
Dalam sekitar satu minggu terakhir, Bitcoin hanya beberapa kali sedikit melewati $91.000 sebelum berbalik koreksi. Berdasarkan data dari TradingView, harga BTC saat ini naik sekitar 3% sejak awal tahun 2026.
Kesimpulan
Meskipun pasar jangka pendek masih dalam kondisi bergejolak, breakout RSI mingguan dari tren penurunan adalah sinyal teknikal yang sangat menarik perhatian. Jika sejarah berulang, Bitcoin sangat mungkin memasuki fase kenaikan baru dalam 3–4 minggu mendatang, dengan target utama di $105.000.
Namun, investor tetap harus memantau secara ketat reaksi harga di sekitar $94.000 – $96.000, yang dianggap sebagai level resistance penting sebelum BTC bisa menembus lebih kuat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ahli Prediksi Bitcoin Menuju $105.000: Titik Waktu Telah Ditetapkan
Setelah awal tahun yang cukup positif, Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal bahwa kenaikan besar akan segera terjadi. Menurut pendapat dari seorang analis pasar terkenal, mata uang kripto terbesar di dunia ini sangat mungkin kembali ke kisaran harga 6 digit dalam beberapa minggu mendatang, ketika sebuah indikator teknikal penting secara resmi memberi sinyal “bullish”. Bitcoin Bisa Mencapai $105.000 Dalam 3–4 Minggu Mendatang? Dalam sebuah postingan pada 9/1 di platform X, analis kripto anonim BitBull berbagi pandangan yang sangat positif tentang prospek harga Bitcoin dalam jangka pendek. Menurut BitBull, BTC bisa naik kembali ke kisaran $103.000 – $105.000 hanya dalam 3 hingga 4 minggu jika sinyal teknikal terus dipertahankan. Dasar prediksi ini berasal dari indikator Relative Strength Index (RSI) pada kerangka waktu mingguan Bitcoin — sebuah indikator momentum yang umum digunakan dalam analisis teknikal, untuk mengukur kecepatan dan kekuatan volatilitas harga. RSI Mingguan Membalik Arah — Sinyal Kenaikan Harga yang Signifikan RSI biasanya digunakan untuk mengidentifikasi kondisi overbought (overbought) atau oversold (oversold) dari aset: RSI > 70: pasar mungkin terlalu panas, rentan terhadap koreksi penurunanRSI < 30: pasar terlalu banyak dijual, berpotensi membentuk dasar dan berbalik naik Menurut BitBull, RSI mingguan Bitcoin telah menurun secara konsisten selama lebih dari 3 bulan terakhir, membentuk tren penurunan yang jelas. Yang menarik, RSI baru saja secara resmi menembus garis tren penurunan ini, sebuah sinyal teknikal yang biasanya menunjukkan momentum kenaikan sedang kembali. Analis menekankan bahwa kali terakhir RSI mingguan Bitcoin menembus tren secara serupa adalah pada April 2025. Setelah itu, BTC mengalami kenaikan harga yang sangat kuat, naik hampir 50% dan mencapai rekor tertinggi baru di $126.080. Sejarah Bisa Terulang? Berdasarkan pola ini, BitBull berpendapat bahwa skenario serupa sangat mungkin terulang, meskipun kenaikan kali ini mungkin lebih modest. Menurut prediksinya, Bitcoin bisa naik sekitar 15% dari harga saat ini, yang berkisar di $103.000 – $105.000 dalam beberapa minggu mendatang. Jika ini terjadi, BTC secara resmi akan kembali ke angka 6 digit, sehingga memperkuat sentimen positif pasar di awal tahun. Ikhtisar Harga Bitcoin Saat Ini Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $90.600, turun sedikit hampir 1% dalam 24 jam terakhir. Setelah kenaikan awal tahun, pasar memasuki fase pendinginan dan akumulasi, dengan harga BTC sebagian besar berfluktuasi di sekitar $90.000. Dalam sekitar satu minggu terakhir, Bitcoin hanya beberapa kali sedikit melewati $91.000 sebelum berbalik koreksi. Berdasarkan data dari TradingView, harga BTC saat ini naik sekitar 3% sejak awal tahun 2026. Kesimpulan Meskipun pasar jangka pendek masih dalam kondisi bergejolak, breakout RSI mingguan dari tren penurunan adalah sinyal teknikal yang sangat menarik perhatian. Jika sejarah berulang, Bitcoin sangat mungkin memasuki fase kenaikan baru dalam 3–4 minggu mendatang, dengan target utama di $105.000. Namun, investor tetap harus memantau secara ketat reaksi harga di sekitar $94.000 – $96.000, yang dianggap sebagai level resistance penting sebelum BTC bisa menembus lebih kuat.