Sinyal Lonjakan Output 2025 Menunjukkan Momentum Kuat untuk Bahan Bakar Energi saat Simbol uranium Naik

Energy Fuels Inc. (ticker: UUUU) menunjukkan pelaksanaan operasional yang mengesankan di pasar uranium, dengan angka produksi yang secara substansial melampaui panduan sebelumnya. Perusahaan menambang lebih dari 1,6 juta pound uranium pada tahun 2025 dari operasi Pinyon Plain, La Sal, dan Pandora—menghancurkan batas atas dari perkiraan 0,875-1,435 juta pound sebesar 11%. Kinerja ini menegaskan kekuatan aset pertambangan intinya dan menempatkan simbol uranium semakin sebagai pusat perhatian untuk diskusi pasokan domestik.

Kapasitas Produksi Mencapai Langkah Baru

Kecepatan operasional di fasilitas Energy Fuels menceritakan kisah yang menarik. Pabrik White Mesa di Utah memproses lebih dari 1 juta pound uranium jadi sepanjang tahun 2025, sementara operasi penambangan dari Zona Utama Pinyon Plain dan Kompleks La Sal berjalan pada tingkat efektif sekitar 2 juta pound uranium yang dapat dipulihkan setiap tahun. Manajemen telah menyampaikan kepercayaan dalam mempertahankan ritme operasional ini setidaknya hingga 2026, memberikan gambaran tentang keberlanjutan produksi jangka pendek.

Inisiatif eksplorasi juga semakin meningkat. Perusahaan berencana melakukan pengeboran tambahan di Zona Juniper di Pinyon Plain selama 2026, dengan target definisi sumber daya yang lebih baik dan potensi perluasan cadangan tambang—langkah yang dapat membuka potensi kenaikan lebih lanjut untuk simbol uranium ini.

Momentum Penjualan Uranium Meningkat

Penjualan uranium kuartal keempat diperkirakan mencapai sekitar 360.000 pound, mewakili peningkatan 50% secara berurutan. Dengan harga jual rata-rata tertimbang sekitar $74,93 per pound, pendapatan kotor uranium Q4 diperkirakan mencapai sekitar $27 juta. Harga ini mencerminkan dinamika pasar yang lebih luas, terutama jika dibandingkan dengan transaksi spot di $80,00 per pound yang dilakukan pada Q4 2024.

Lanskap kontrak juga patut diperhatikan. Energy Fuels baru-baru ini menandatangani dua perjanjian pasokan uranium baru dengan pembangkit listrik tenaga nuklir AS, mencakup pengiriman dari 2027 hingga 2032. Perjanjian jangka panjang ini diperkirakan akan mendukung sekitar 780.000-880.000 pound penjualan pada 2026, dengan partisipasi pasar spot yang oportunistik tergantung pada kondisi harga yang menguntungkan.

Rencana Proyek Bisa Mengubah Skala

Selain operasi saat ini, Energy Fuels memiliki portofolio pengembangan yang kuat yang mampu secara material memperluas output. Tambang Whirlwind dan proyek in-situ recovery Nichols Ranch dapat memulai produksi dalam dua belas bulan setelah keputusan pengembangan yang menguntungkan, berpotensi meningkatkan produksi uranium tahunan di atas 2 juta pound pada 2026. Lebih ambisius lagi, Proyek Roca Honda, Proyek Bullfrog, dan Proyek Sheep Mountain mewakili jalur menuju tingkat produksi uranium tahunan melebihi 5 juta pound dalam jangka menengah—skala yang secara fundamental akan mengubah posisi kompetitif perusahaan.

Premi Penilaian Mencerminkan Optimisme Pasar

Saham Energy Fuels telah memberikan pengembalian sebesar 184,1% tahun ini, secara substansial mengungguli apresiasi industri uranium secara umum sebesar 38,3%. Peer Cameco Corp. (CCJ) naik 25%, sementara Ur-Energy Inc. (URG) naik 31,4%—menunjukkan kinerja relatif UUUU yang lebih baik di pasar.

Antusiasme ini tercermin dalam multiple valuasi. UUUU diperdagangkan dengan rasio harga-ke-penjualan 12 bulan ke depan sebesar 40,11X dibandingkan rata-rata industri uranium sebesar 4,10X—premi yang signifikan. Cameco diperdagangkan pada 16,34X dan Ur-Energy pada 6,02X, menunjukkan bahwa investor memperhitungkan ekspektasi pertumbuhan yang cukup besar untuk simbol uranium ini.

Trajektori Laba dan Pandangan Konsensus

Estimasi Konsensus Zacks memproyeksikan Energy Fuels akan melaporkan kerugian sebesar 35 sen per saham untuk 2025, dengan kerugian kecil sebesar 6 sen yang diperkirakan untuk 2026—mencerminkan transisi perusahaan menuju profitabilitas seiring peningkatan produksi dan skala pendapatan. Sebagai perbandingan, estimasi laba 2025 Cameco adalah 96 sen per saham (pertumbuhan tahunan sebesar 96%), naik menjadi $1,49 pada 2026 (+55%). Ur-Energy diperkirakan akan mencatat kerugian 19 sen pada 2025 dan kerugian 3 sen pada 2026.

Meskipun valuasinya premium, basis produksi yang berkembang, kontrak uranium multi-tahun, dan pipeline proyek yang maju menunjukkan bahwa pasar memposisikan simbol uranium ini untuk mendapatkan manfaat dari permintaan nuklir yang berkelanjutan dan pentingnya rantai pasokan domestik. Konvergensi momentum operasional, visibilitas kontrak, dan potensi pengembangan menciptakan narasi yang menarik bagi investor yang memantau eksposur uranium.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)