Pasar Cloud Perusahaan India Menjadi Kompetitif: Kemitraan Oracle dan Google Cloud Menandakan Perubahan dalam Strategi Database Regional

Lanskap basis data perusahaan di India semakin memanas. Oracle dan Google Cloud telah bergabung untuk menghadirkan layanan Oracle Database@Google Cloud di wilayah Mumbai, sebuah langkah yang menegaskan bagaimana perusahaan terbesar di dunia semakin mengadopsi ekosistem multicloud daripada bergantung pada satu vendor saja.

Apa yang Sebenarnya Berubah untuk Bisnis India

Kemitraan ini membawa perubahan signifikan bagi industri yang diatur dan sektor yang sensitif terhadap data di India. Pelanggan kini dapat menjalankan Oracle Exadata Database Service di Infrastruktur Khusus, Oracle Autonomous AI Database, dan Oracle Autonomous AI Lakehouse tanpa harus mengirim data ke luar negeri. Ini mengatasi masalah utama: persyaratan kepatuhan dan regulasi kedaulatan data yang memaksa perusahaan untuk menyimpan informasi sensitif di dalam batas negara.

Bagi perusahaan India, proposisi nilai sebenarnya terletak pada integrasi yang mulus. Organisasi kini dapat memanfaatkan infrastruktur basis data Oracle yang telah teruji sambil sekaligus memanfaatkan kekuatan AI dan analitik dari Google Cloud—khususnya BigQuery, Vertex AI, dan model Gemini. Ini bukan sekadar menggunakan dua platform secara paralel; ini tentang menggabungkannya menjadi strategi data yang terpadu.

Mengapa Multicloud Tidak Lagi Opsional

Perusahaan di seluruh India mulai memilih dengan uang mereka. Perpindahan menuju strategi multicloud mencerminkan perubahan mendasar dalam cara organisasi memandang risiko teknologi dan kecepatan inovasi. Dengan tidak terkunci pada satu ekosistem saja, perusahaan mendapatkan kekuatan tawar-menawar, mengurangi ketergantungan vendor, dan dapat mengadopsi solusi terbaik untuk beban kerja tertentu.

Wilayah Asia-South 1 di Mumbai menjadi pusat strategis untuk realitas baru ini. Migrasi beban kerja Oracle yang kritis menjadi lebih mudah ketika infrastruktur berada lebih dekat ke rumah, dan modernisasi aplikasi menjadi lebih cepat ketika tim dapat memadukan kematangan basis data Oracle dengan kemampuan AI mutakhir dari Google Cloud.

Kesempatan Reseller

Google Cloud dan mitra Oracle kini memiliki aliran pendapatan baru. Mereka dapat menjual kembali Oracle Database@Google Cloud langsung melalui Google Cloud Marketplace, memungkinkan mereka menggabungkan layanan basis data ke dalam paket transformasi multicloud yang lebih luas untuk klien yang mencari modernisasi TI.

“Seiring perusahaan di India semakin mengadopsi strategi multicloud, Oracle Database@Google Cloud menyediakan fleksibilitas, kinerja, skala, dan keamanan yang mereka butuhkan,” kata Shailender Kumar, wakil presiden senior Oracle dan direktur regional untuk India, dalam pengumuman tersebut.

Direktur pengelola Google Cloud untuk India, Sashi Sreedharan, menambahkan: “Oracle Database@Google Cloud menggabungkan AI dan analitik terdepan dari Google Cloud dengan layanan basis data yang terbukti dari Oracle untuk membantu organisasi di seluruh India mempercepat modernisasi TI dan berinovasi dengan percaya diri di dunia multicloud.”

Pesan yang jelas: awan di kopi saya mungkin puitis, tetapi awan dalam arsitektur infrastruktur Anda menjadi wajib bagi perusahaan India yang bermain di ekonomi digital global.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)