Tekanan depresiasi Yen Jepang masih ada, ruang rebound mungkin terbatas

Yen Jepang Berbalik Menguat Pada Hari Selasa, Namun Menghadapi Batasan Penguatan Karena Ketidakpastian Kebijakan

Dalam sesi perdagangan Asia, harga yen mendapatkan peluang bernafas, spekulasi tentang kemungkinan intervensi pemerintah di pasar valuta asing menjadi lebih berhati-hati. Sementara itu, dolar AS juga mengalami konsolidasi di tengah sinyal ambigu dari pejabat Federal Reserve, yang sementara membatasi penurunan dolar terhadap yen. Namun, dari segi fundamental, batas atas rebound yen tampaknya sudah jelas—pemburukan kondisi fiskal Jepang dan ketidakpastian jalur kebijakan bank sentral membuat penguatan yang berarti menjadi sangat sulit.

Tekanan Fiskal Ditambah Ekonomi Lemah, Bank Sentral Jepang Hadapi Dilema

Kementerian Keuangan Jepang pekan lalu menyetujui paket stimulus ekonomi terbesar sejak COVID-19, sebesar 21,3 triliun yen, yang langsung memperburuk kekhawatiran pasar terhadap utang pemerintah yang baru. Anggaran tambahan diperkirakan akan disetujui paling cepat pada 28 November, dan hasil obligasi pemerintah jangka panjang Jepang telah didorong ke level tertinggi dalam sejarah. Lebih buruk lagi, ekonomi Jepang mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam enam kuartal pada kuartal ketiga, memberi tekanan kepada bank sentral untuk menunda kenaikan suku bunga.

Meskipun Gubernur Bank Jepang tetap terbuka terhadap kenaikan suku bunga pada Desember dan menekankan bahwa depresiasi yen dapat mendorong ekspektasi inflasi, tingkat inflasi Jepang telah melebihi target 2% selama lebih dari tiga tahun berturut-turut. Situasi kontradiktif ini menimbulkan keraguan di pasar terhadap langkah selanjutnya dari Bank Jepang. Sebaliknya, sinyal dari pejabat Federal Reserve menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga pada Desember hingga 80%, yang justru menahan penguatan dolar.

Peringatan Intervensi Pemerintah Meningkat, Spekulan Short Sementara Menarik Diri

Minggu lalu, Menteri Keuangan Jepang mengeluarkan peringatan paling keras hingga saat ini, menyatakan akan mengambil langkah sesuai kebutuhan untuk mengatasi volatilitas berlebihan dan pergerakan tidak teratur, secara tegas mengisyaratkan kemungkinan intervensi pemerintah. Pejabat pemerintah juga menyatakan bahwa Jepang memiliki kemampuan untuk aktif melakukan intervensi di pasar valuta asing guna meredam dampak depresiasi yen terhadap ekonomi. Pernyataan ini cukup untuk menimbulkan kekhawatiran di kalangan trader yang melakukan short yen, memberikan ruang bernafas sementara bagi yen dalam jangka pendek.

Data AS Menunggu, Peluang Perdagangan Jangka Pendek Meningkat

Agenda ekonomi AS pekan ini padat, dengan indeks harga produsen (PPI) dan data penjualan ritel menjadi fokus utama, diikuti oleh data penjualan rumah dan data manufaktur. Data ini akan langsung mempengaruhi pergerakan dolar AS, membuka peluang perdagangan jangka pendek terhadap pasangan mata uang dolar-yen. Trader umumnya menunggu data ekonomi AS selesai dirilis sebelum mengambil posisi baru yang bersifat arah.

Analisis Teknikal: Bullish Masih Dominan, 157.00 Menjadi Titik Kunci

Secara teknikal, dolar terhadap yen di atas 157.00 akan cenderung menunggu konfirmasi sebelum trader mengambil posisi. Jika menembus level ini, target kenaikan berikutnya berada di kisaran 157.45-157.50 sebagai resistance tengah, dan berpotensi mencapai 157.85-157.90, bahkan mencapai level tertinggi sepuluh bulan yang tercapai minggu lalu. Jika mampu menembus 158.00 secara utuh, ini akan menandai terobosan baru dan membuka jalan untuk penguatan jangka pendek lebih lanjut.

Support pertama berada di kisaran 156.25-156.20. Jika menembus 156.00, pasangan mata uang ini berpotensi turun ke 155.45-155.40 sebagai support tengah, dan kemudian ke level psikologis 155.00. Penurunan lebih jauh akan mencari support di kisaran 154.50-154.45, yang berpotensi menarik pembeli dan menjadi dasar penting untuk bottom jangka pendek.

Secara keseluruhan, meskipun yen menunjukkan rebound, di tengah kekhawatiran fiskal dan ketidakpastian kebijakan bank sentral, ruang penguatan tetap terbatas, dan struktur kenaikan dolar terhadap yen tetap menjadi preferensi utama.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)