Perdagangan di pasar keuangan, apakah itu Forex, mata uang digital, atau saham, semuanya melibatkan satu hal yang berkaitan dengan biaya transaksi yaitu spread yang merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Memahami mekanisme ini akan membantu investor merencanakan keuntungan secara cerdas.
Apa itu spread dan apa perannya dalam trading
Spread atau Spread secara umum mengacu pada perbedaan antara harga jual (Bid Price) dan harga beli (Ask Price) dari aset apa pun di pasar keuangan.
Ketika kita melihat platform trading, kita akan melihat dua set harga. Misalnya EUR/USD mungkin menunjukkan Bid di 1.05672 dan Ask di 1.05680. Perbedaan 0.8 pip ini adalah spread. Jika kita cepat membalik posisi, kita akan kehilangan uang di sini. Sedangkan penyedia platform (broker) akan menjadikan spread ini sebagai biaya administrasi akun.
Hal serupa terjadi dalam perdagangan komoditas lain, misalnya membeli emas dengan harga $500 untuk mendapatkan keuntungan, harus menjual dengan harga minimal $501 naik. Perbedaannya adalah biaya yang diperlukan.
Bagaimana spread menunjukkan kondisi kesehatan pasar
Mengukur lebar spread membantu kita menilai tingkat likuiditas pasar. Umumnya, pasar Forex yang kompetitif memiliki spread sekitar 0.001%. Tetapi ketika kita melihat spread melebar hingga 1-2%, ini menunjukkan bahwa pasar saat itu memiliki likuiditas rendah. Perdagangan menjadi lebih sulit dan biaya transaksi meningkat secara signifikan bagi trader.
Jenis spread: Fixed dan Variable
Trader dapat memilih dua jenis spread, masing-masing memiliki karakteristik penggunaan dan kelebihan serta kekurangan yang berbeda.
Spread tetap (Fixed Spread)
Karakteristik: Broker akan menetapkan nilai perbedaan antara Bid dan Ask tetap konstan, tidak berubah meskipun kondisi pasar berubah.
Kelebihan:
Trader dapat menghitung biaya secara akurat dan yakin karena nilainya tidak berubah
Mudah untuk mereka yang ingin membuat rencana keuangan yang pasti
Kekurangan:
Terjadi masalah Requote sering, yang menghambat eksekusi order sampai harga baru disetujui
Saat pasar sangat volatil, broker dapat mengubah spread dengan cepat, sehingga rencana harus disesuaikan
Spread variabel (Variable atau Floating Spread)
Karakteristik: Nilai spread berubah-ubah sepanjang waktu mengikuti kondisi permintaan dan penawaran. Broker meneruskan harga dari pasar tanpa campur tangan.
Kelebihan:
Tidak ada masalah Requote karena harga mengikuti mekanisme pasar nyata
Saat pasar likuid tinggi, spread menjadi lebih kecil, biasanya biaya lebih rendah daripada Fixed Spread
Cocok untuk trader yang sering melakukan transaksi
Kekurangan:
Ketidakpastian tinggi, saat berita penting dirilis, spread bisa melonjak dari sekitar 2 pip menjadi 20 pip dalam sekejap
Tidak cocok untuk pemula karena biaya transaksi bisa meningkat secara tiba-tiba
Mana yang terbaik dipilih
Tidak ada jawaban tunggal untuk semua orang. Pada akhirnya, pilihan tergantung pada gaya trading dan keahlian masing-masing individu.
Untuk trader ritel: yang melakukan transaksi kecil, Fixed Spread lebih cocok karena biaya dapat dihitung secara jelas.
Untuk trader besar: yang sering dan dalam volume besar, Variable Spread biasanya memberikan manfaat lebih, kadang-kadang mengurangi biaya dan menghindari masalah Requote.
Kunci utama: Apapun pilihan Anda, cobalah pilih pasangan Forex yang populer seperti EUR/USD atau GBP/USD yang biasanya memiliki spread tetap dan lebih kecil karena volume transaksi dan likuiditas tinggi. Pasangan Forex yang kurang populer biasanya memiliki spread lebih lebar dan lebih volatil.
Kesimpulan
Ketika trader memahami apa itu spread dan perannya, mereka dapat membuat keputusan trading yang lebih efektif. Spread adalah biaya yang tidak bisa dihindari, tetapi dapat dikendalikan dan dikelola melalui pemilihan broker yang tepat, jenis spread, dan mata uang yang diperdagangkan. Trading Forex adalah bisnis keuangan yang membutuhkan pengetahuan dan perencanaan, berbeda dari perjudian. Individu yang memahami mekanisme ini secara mendalam biasanya memiliki peluang lebih besar untuk sukses.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pemahaman tentang Spread yang harus diketahui oleh trader
Perdagangan di pasar keuangan, apakah itu Forex, mata uang digital, atau saham, semuanya melibatkan satu hal yang berkaitan dengan biaya transaksi yaitu spread yang merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Memahami mekanisme ini akan membantu investor merencanakan keuntungan secara cerdas.
Apa itu spread dan apa perannya dalam trading
Spread atau Spread secara umum mengacu pada perbedaan antara harga jual (Bid Price) dan harga beli (Ask Price) dari aset apa pun di pasar keuangan.
Ketika kita melihat platform trading, kita akan melihat dua set harga. Misalnya EUR/USD mungkin menunjukkan Bid di 1.05672 dan Ask di 1.05680. Perbedaan 0.8 pip ini adalah spread. Jika kita cepat membalik posisi, kita akan kehilangan uang di sini. Sedangkan penyedia platform (broker) akan menjadikan spread ini sebagai biaya administrasi akun.
Hal serupa terjadi dalam perdagangan komoditas lain, misalnya membeli emas dengan harga $500 untuk mendapatkan keuntungan, harus menjual dengan harga minimal $501 naik. Perbedaannya adalah biaya yang diperlukan.
Bagaimana spread menunjukkan kondisi kesehatan pasar
Mengukur lebar spread membantu kita menilai tingkat likuiditas pasar. Umumnya, pasar Forex yang kompetitif memiliki spread sekitar 0.001%. Tetapi ketika kita melihat spread melebar hingga 1-2%, ini menunjukkan bahwa pasar saat itu memiliki likuiditas rendah. Perdagangan menjadi lebih sulit dan biaya transaksi meningkat secara signifikan bagi trader.
Jenis spread: Fixed dan Variable
Trader dapat memilih dua jenis spread, masing-masing memiliki karakteristik penggunaan dan kelebihan serta kekurangan yang berbeda.
Spread tetap (Fixed Spread)
Karakteristik: Broker akan menetapkan nilai perbedaan antara Bid dan Ask tetap konstan, tidak berubah meskipun kondisi pasar berubah.
Kelebihan:
Kekurangan:
Spread variabel (Variable atau Floating Spread)
Karakteristik: Nilai spread berubah-ubah sepanjang waktu mengikuti kondisi permintaan dan penawaran. Broker meneruskan harga dari pasar tanpa campur tangan.
Kelebihan:
Kekurangan:
Mana yang terbaik dipilih
Tidak ada jawaban tunggal untuk semua orang. Pada akhirnya, pilihan tergantung pada gaya trading dan keahlian masing-masing individu.
Untuk trader ritel: yang melakukan transaksi kecil, Fixed Spread lebih cocok karena biaya dapat dihitung secara jelas.
Untuk trader besar: yang sering dan dalam volume besar, Variable Spread biasanya memberikan manfaat lebih, kadang-kadang mengurangi biaya dan menghindari masalah Requote.
Kunci utama: Apapun pilihan Anda, cobalah pilih pasangan Forex yang populer seperti EUR/USD atau GBP/USD yang biasanya memiliki spread tetap dan lebih kecil karena volume transaksi dan likuiditas tinggi. Pasangan Forex yang kurang populer biasanya memiliki spread lebih lebar dan lebih volatil.
Kesimpulan
Ketika trader memahami apa itu spread dan perannya, mereka dapat membuat keputusan trading yang lebih efektif. Spread adalah biaya yang tidak bisa dihindari, tetapi dapat dikendalikan dan dikelola melalui pemilihan broker yang tepat, jenis spread, dan mata uang yang diperdagangkan. Trading Forex adalah bisnis keuangan yang membutuhkan pengetahuan dan perencanaan, berbeda dari perjudian. Individu yang memahami mekanisme ini secara mendalam biasanya memiliki peluang lebih besar untuk sukses.