Selain itu, stop loss hanyalah salah satu bagian dari manajemen risiko dalam trading. Cara operasional dana besar dan dana kecil sangat berbeda. Dana besar biasanya menggunakan hedging untuk manajemen risiko, karena harus mempertimbangkan masalah likuiditas. Dalam jangka pendek, pasar tidak bisa menampung order besar, sehingga secara teknis stop loss tidak dapat dijalankan.
Namun untuk dana kecil milik trader ritel, sebaiknya lakukan stop loss dengan disiplin. Trader dana besar sebenarnya sangat iri dengan fleksibilitas dana kecil, jadi jangan sia-siakan keunggulan ini.
Banyak masalah utama trader ritel adalah, meskipun modalnya sangat kecil, entah belajar dari mana gaya institusi, selalu bicara soal investasi nilai, analisis fundamental, tetap tahan posisi tidak mau jual, lebih memilih menahan kerugian daripada melakukan stop loss.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Selain itu, stop loss hanyalah salah satu bagian dari manajemen risiko dalam trading. Cara operasional dana besar dan dana kecil sangat berbeda. Dana besar biasanya menggunakan hedging untuk manajemen risiko, karena harus mempertimbangkan masalah likuiditas. Dalam jangka pendek, pasar tidak bisa menampung order besar, sehingga secara teknis stop loss tidak dapat dijalankan.
Namun untuk dana kecil milik trader ritel, sebaiknya lakukan stop loss dengan disiplin. Trader dana besar sebenarnya sangat iri dengan fleksibilitas dana kecil, jadi jangan sia-siakan keunggulan ini.
Banyak masalah utama trader ritel adalah, meskipun modalnya sangat kecil, entah belajar dari mana gaya institusi, selalu bicara soal investasi nilai, analisis fundamental, tetap tahan posisi tidak mau jual, lebih memilih menahan kerugian daripada melakukan stop loss.