Gmarket menjelaskan bahwa "pembayaran tanpa otorisasi" bukan serangan peretasan... penyalahgunaan akun adalah penyebabnya

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Terkait insiden kerugian pembayaran tanpa sebab yang baru-baru ini terjadi pada pelanggan pasar G, pihak perusahaan menyimpulkan bahwa kejadian ini bukan disebabkan oleh serangan peretas eksternal, melainkan berasal dari pencurian informasi akun yang sudah ada. Perwakilan James Zhang menjelaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda intrusi eksternal dalam insiden tersebut, dan pelaku tampaknya menggunakan informasi yang dicuri untuk melakukan login secara sah sebelum mencoba melakukan pembayaran.

Insiden ini terungkap pada 29 November tahun lalu setelah beberapa pengguna pasar G melaporkan adanya pembayaran yang terjadi tanpa sepengetahuan mereka. Dilaporkan terdapat lebih dari 60 korban, dengan kerugian di bawah 200.000 won per orang. Pasar G segera memblokir alamat IP tempat terjadinya insiden dan meningkatkan kebijakan keamanan pembayaran, serta menyatakan bahwa tidak ada kerugian tambahan setelah itu.

Perusahaan menduga penyebab insiden ini adalah metode “pencurian akun” dengan memanfaatkan informasi pribadi yang dikumpulkan secara ilegal dari luar. Jika seseorang menggunakan kombinasi nama pengguna dan kata sandi yang sama di berbagai situs, maka informasi yang bocor dari satu sumber dapat menimbulkan kerugian—ini adalah modus klasik. Terlebih lagi, insiden ini bertepatan dengan pengumuman Coupang pada hari yang sama tentang kebocoran informasi 33,7 juta akun, yang semakin meningkatkan kekhawatiran keamanan di seluruh industri e-commerce.

Menanggapi situasi ini, pasar G sangat serius dan telah secara proaktif melaporkannya ke Otoritas Pengawas Keuangan, memutuskan untuk memberikan kompensasi awal kepada pelanggan yang dirugikan, termasuk pengembalian dana, serta menyarankan pelaporan ke kepolisian dan lembaga terkait lainnya. Pihak perusahaan juga menyatakan akan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat keamanan secara menyeluruh.

Kejadian ini kembali mengingatkan kita bahwa kebiasaan penggunaan akun secara berulang di masyarakat memiliki risiko. Para ahli menekankan bahwa di tengah ancaman keamanan siber yang semakin canggih, sangat penting bagi pengguna untuk mematuhi prinsip dasar keamanan, seperti menggunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap situs. Ke depan, kemungkinan besar seluruh industri e-commerce akan menjadikan perlindungan informasi pribadi dan peningkatan sistem autentikasi pelanggan sebagai isu utama.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)