Dulu selalu merasa masuk ke dunia ini demi melompati kelas sosial, demi kebebasan finansial. Sekarang, setiap kali ke supermarket beli buah, secara refleks pasti duluan melirik ke bagian diskon label kuning.
Grup sinyal yang dulu ratusan pesan tiap hari, sekarang sunyi seperti tak berpenghuni. Tak ada lagi yang pamer profit, tak ada yang sesumbar. Diam seperti ini sebenarnya paling nyata, karena uang siapa pun bukan datang dari angin, rugi itu memang sakit.
Akui saja, sering kali kita bisa cuan cuma karena ikut tren, bukan karena jago teknikal. Sekarang anginnya berhenti, jatuh itu rasanya nggak enak, lihat saldo menyusut, rasa tak berdaya itu lebih menyiksa daripada kerugian uangnya sendiri.
Turun level konsumsi itu bukan hal memalukan, itu bertahan hidup. Batalkan langganan yang nggak penting, kopi puluhan ribu diganti teh seduh sendiri. Setiap rupiah yang disimpan, bukan karena pelit, tapi supaya di musim dingin panjang ini, masih ada peluru tersisa di tangan.
Nggak usah ngomong soal visi besar. Di bear market kali ini, kalau bisa nggak margin call, nggak nunggak utang, masih bisa makan dan tidur dengan tenang, itu kamu sudah menang dari 90% orang lain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dulu selalu merasa masuk ke dunia ini demi melompati kelas sosial, demi kebebasan finansial. Sekarang, setiap kali ke supermarket beli buah, secara refleks pasti duluan melirik ke bagian diskon label kuning.
Grup sinyal yang dulu ratusan pesan tiap hari, sekarang sunyi seperti tak berpenghuni. Tak ada lagi yang pamer profit, tak ada yang sesumbar. Diam seperti ini sebenarnya paling nyata, karena uang siapa pun bukan datang dari angin, rugi itu memang sakit.
Akui saja, sering kali kita bisa cuan cuma karena ikut tren, bukan karena jago teknikal. Sekarang anginnya berhenti, jatuh itu rasanya nggak enak, lihat saldo menyusut, rasa tak berdaya itu lebih menyiksa daripada kerugian uangnya sendiri.
Turun level konsumsi itu bukan hal memalukan, itu bertahan hidup. Batalkan langganan yang nggak penting, kopi puluhan ribu diganti teh seduh sendiri. Setiap rupiah yang disimpan, bukan karena pelit, tapi supaya di musim dingin panjang ini, masih ada peluru tersisa di tangan.
Nggak usah ngomong soal visi besar. Di bear market kali ini, kalau bisa nggak margin call, nggak nunggak utang, masih bisa makan dan tidur dengan tenang, itu kamu sudah menang dari 90% orang lain.