Regulasi Uang Virtual ditingkatkan secara menyeluruh, Bank Sentral memimpin lebih dari sepuluh departemen untuk bekerjasama dalam menindak tegas spekulasi perdagangan.
Berita resmi dari Bank Rakyat China, yang dipimpin oleh Bank Sentral, diadakan pertemuan mekanisme koordinasi yang melibatkan lebih dari sepuluh kementerian inti, termasuk Kementerian Keamanan Publik, Biro Cyber dan Informasi Pusat, dan Mahkamah Agung, dengan tujuan utama untuk mengatasi risiko kenaikan spekulasi dan perdagangan koin virtual baru-baru ini.
Rapat sekali lagi menegaskan bahwa semua Uang Virtual (termasuk stablecoin) tidak memiliki status sebagai mata uang yang sah, dan semua aktivitas bisnis terkait adalah kegiatan keuangan ilegal serta memiliki risiko serius seperti pencucian uang dan penipuan.
Untuk itu, konferensi meminta setiap unit untuk tetap berpegang pada kebijakan larangan yang ada, memperdalam kerjasama, melalui penyempurnaan hukum pengawasan, fokus pada pemantauan aliran informasi dan dana, memperkuat berbagi informasi dan penegakan hukum, demi melindungi secara fundamental keamanan aset masyarakat dan stabilitas tatanan ekonomi dan keuangan.
Dengan demikian, konferensi ini secara jelas menetapkan batas bawah regulasi koin virtual di Tiongkok, dan juga sekali lagi menegaskan bahwa semua kegiatan terkait adalah aktivitas keuangan ilegal. Sementara itu, pembentukan mekanisme pengawasan kolaboratif antar berbagai departemen juga menandakan bahwa pengelolaan koin virtual di negara kita telah memasuki tahap normalisasi dan institusionalisasi yang baru.
#央行定调 #Uang Virtualregulasi
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Regulasi Uang Virtual ditingkatkan secara menyeluruh, Bank Sentral memimpin lebih dari sepuluh departemen untuk bekerjasama dalam menindak tegas spekulasi perdagangan.
Berita resmi dari Bank Rakyat China, yang dipimpin oleh Bank Sentral, diadakan pertemuan mekanisme koordinasi yang melibatkan lebih dari sepuluh kementerian inti, termasuk Kementerian Keamanan Publik, Biro Cyber dan Informasi Pusat, dan Mahkamah Agung, dengan tujuan utama untuk mengatasi risiko kenaikan spekulasi dan perdagangan koin virtual baru-baru ini.
Rapat sekali lagi menegaskan bahwa semua Uang Virtual (termasuk stablecoin) tidak memiliki status sebagai mata uang yang sah, dan semua aktivitas bisnis terkait adalah kegiatan keuangan ilegal serta memiliki risiko serius seperti pencucian uang dan penipuan.
Untuk itu, konferensi meminta setiap unit untuk tetap berpegang pada kebijakan larangan yang ada, memperdalam kerjasama, melalui penyempurnaan hukum pengawasan, fokus pada pemantauan aliran informasi dan dana, memperkuat berbagi informasi dan penegakan hukum, demi melindungi secara fundamental keamanan aset masyarakat dan stabilitas tatanan ekonomi dan keuangan.
Dengan demikian, konferensi ini secara jelas menetapkan batas bawah regulasi koin virtual di Tiongkok, dan juga sekali lagi menegaskan bahwa semua kegiatan terkait adalah aktivitas keuangan ilegal. Sementara itu, pembentukan mekanisme pengawasan kolaboratif antar berbagai departemen juga menandakan bahwa pengelolaan koin virtual di negara kita telah memasuki tahap normalisasi dan institusionalisasi yang baru.
#央行定调 #Uang Virtualregulasi