Wawasan Utama:
XRP terus membentuk puncak dan dasar yang lebih rendah, sementara harga tetap berada di bawah rata-rata pergerakan utama, yang memperkuat struktur bearish yang berkelanjutan di berbagai timeframe.
Open interest melonjak selama periode volatilitas yang menandakan perdagangan spekulatif, namun level yang menurun kini mencerminkan berkurangnya selera risiko dan meredupnya partisipasi pasar secara keseluruhan.
Ripple mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem treasury, memperkuat narasi adopsi jangka panjang meskipun ada kelemahan harga jangka pendek dan tren distribusi yang terus berlanjut.
XRP Diperdagangkan Di Dekat Dukungan Kritis
XRP terus berlegar dekat level $1.30 karena kondisi pasar mencerminkan tekanan yang masih berlangsung. Pergerakan harga tetap terkekang, dengan kekuatan beli yang terbatas terlihat pada sesi-sesi terbaru. Akibatnya, para trader terus memfokuskan pada level-level kunci dukungan dan resistensi saat aset mendekati fase yang menentukan.
Tren yang lebih luas masih menunjukkan kelemahan karena XRP membentuk puncak dan dasar yang lebih rendah secara konsisten. Selain itu, harga tetap berada di bawah rata-rata pergerakan eksponensial utama, yang memperkuat prospek bearish. Kesesuaian ini terus membatasi upaya pemulihan dan menjaga para penjual tetap mengendalikan tren.
XRP diperdagangkan tepat di atas zona dukungan $1.28, yang memiliki kepentingan teknis sekaligus psikologis. Namun, pengujian berulang terhadap level ini melemahkan kekuatannya dari waktu ke waktu. Akibatnya, penembusan di bawah area ini dapat mengungkap target-target yang lebih rendah di dekat $1.20 dan $1.05, tempat likuiditas sebelumnya terkumpul.
Sumber: TradingView
Dari sisi kenaikan, XRP menghadapi resistensi kuat di antara $1.37 dan $1.45, di mana para penjual terus mendominasi. Selain itu, rentang $1.50 hingga $1.60 masih menjadi zona suplai utama yang membatasi potensi kenaikan lebih lanjut. Harga perlu merebut kembali level-level ini untuk menandakan adanya pemulihan momentum yang bermakna.
Data pasar menunjukkan open interest meningkat selama periode volatilitas, yang mengindikasikan penempatan posisi yang agresif oleh trader. Namun, tren ini kemudian berbalik saat open interest menurun secara stabil. Pergeseran ini mencerminkan berkurangnya partisipasi dan menyiratkan bahwa trader sedang membongkar posisi di tengah kondisi yang tidak pasti.
Tren arus menunjukkan bahwa arus keluar terus melampaui arus masuk, menyoroti tekanan jual yang berlanjut. Meskipun sesekali terlihat lonjakan arus masuk, lonjakan tersebut gagal mempertahankan momentum dari waktu ke waktu. Selain itu, peristiwa arus keluar yang tajam menunjukkan adanya capitulasi, sehingga memperkuat pandangan bahwa distribusi tetap dominan.
Ripple meluncurkan pembaruan untuk platform treasury-nya, yang memungkinkan bisnis mengelola aset digital bersama dengan saldo fiat. Selain itu, sistem ini mendukung penilaian nilai secara real-time dan pelacakan otomatis, yang meningkatkan efisiensi operasional. Integrasi ini menyederhanakan pengelolaan aset dan mengurangi kebutuhan akan sistem kustodi terpisah.
XRP terus berkonsolidasi dekat level terendah terbarunya karena volatilitas menyempit. Selain itu, struktur tersebut mencerminkan kelemahan yang berkelanjutan, meskipun kompresi harga dapat menandakan fase ekspansi yang akan datang. Akibatnya, langkah berikutnya akan bergantung pada apakah dukungan bertahan atau para penjual kembali mengendalikan.