Berita Gerbang, pesan 4 April, Presiden AS Donald Trump minggu ini menyatakan bahwa kepemimpinan baru Iran “lebih moderat dan lebih rasional.” Trump dan Pentagon berkali-kali mengklaim bahwa Iran telah mengalami pergantian rezim. Namun, sebagian besar ilmuwan politik dan analis berpendapat bahwa yang dimaksud dengan apa yang disebut pergantian rezim adalah kekuatan eksternal yang mengubah cara pemerintahan sebuah negara, bukan sekadar mengganti pemimpin dalam sistem tersebut. Sebaliknya, perang ini justru meningkatkan kekuasaan faksi militer garis keras Iran, dan memperparah sentimen anti-AS. Direktur Program Timur Tengah di Center for Strategic and International Studies, Mona Yacoubian, mengatakan: “Rezim ini lebih elang, kurang cenderung untuk berkompromi, dan secara terus terang hubungannya dengan Korps Garda Revolusi Islam lebih langsung. Kami melihat pemimpin tertinggi Iran pada saat itu dibersihkan dengan cara ‘pemenggalan’, tetapi itu tidak berujung pada pembagian kekuasaan atau perubahan besar dalam sikapnya terhadap Amerika Serikat.”