Wawasan Utama
XRP diperdagangkan dalam pola segitiga yang menyempit, dengan resistensi di $1.40 dan dukungan di dekat $1.30 yang membentuk skenario breakout menentukan yang diperkirakan terjadi pada awal April.
Volume derivatif dan open interest yang terus meningkat menunjukkan adanya penempatan posisi baru, sementara data likuidasi menyoroti upaya breakout yang berulang kali gagal oleh trader bullish pada level resistensi kunci.
XRPL mengalihkan fokus ke peningkatan keamanan, dengan pengujian berbantuan AI yang menemukan bug, serta rilis yang akan datang memprioritaskan perbaikan untuk memperkuat kepercayaan institusional pada jaringan.
XRP diperdagangkan pada $1.357 pada 27 Maret, bertahan di dalam segitiga simetris yang menyempit dan terbentuk sejak titik terendah Februari mendekati $1.19. Harga terus tertekan untuk berkompresi di antara dukungan yang meningkat dan resistensi yang menurun, menandakan bahwa langkah yang menentukan akan segera terjadi pada awal April. Selain itu, penolakan berulang di dekat $1.40 telah menjaga pergerakan harga tetap terkendali meskipun beberapa upaya dilakukan untuk mendorong harga lebih tinggi.
Level $1.40 telah bertindak sebagai batas kuat sejak akhir Februari, membatasi momentum kenaikan di beberapa sesi. Namun, struktur yang lebih luas menunjukkan garis tren yang saling mendekat antara $1.30 dan $1.60, sehingga kisaran perdagangan menyempit secara bertahap. Akibatnya, penutupan harian di atas $1.40 dapat mengalihkan fokus menuju resistensi Supertrend $1.551, yang tetap bearish sejak Februari.
On-balance volume telah menurun secara stabil sejak Juli, mengonfirmasi bahwa tekanan jual telah mendominasi tren jangka panjang. Selain itu, indikator saat ini berada di dekat 5.5 miliar, yang menunjukkan belum ada tanda kuat akumulasi. Pembalikan pada metrik ini bersamaan dengan breakout akan mengindikasikan kekuatan pembeli yang kembali dan partisipasi pasar yang lebih luas.
Sumber: TradingView
Aktivitas perdagangan di pasar derivatif telah meningkat, dengan volume naik menjadi $3.33 miliar dan open interest mencapai $2.59 miliar. Selain itu, volume opsi meningkat lebih dari 20%, yang menunjukkan meningkatnya aktivitas lindung nilai dan spekulasi. Perubahan ini mengisyaratkan bahwa para trader sedang memposisikan diri menjelang potensi breakout, bukan menutup eksposur yang sudah ada.
Posisi short terus mendominasi sedikit, dengan rasio long-to-short tetap di bawah titik keseimbangan (paritas) di berbagai bursa utama. Namun, data likuidasi menunjukkan bahwa posisi long telah menyerap sebagian besar kerugian terbaru, karena pembeli berulang kali mencoba menembus resistensi di sekitar $1.40. Karena itu, pasar mencerminkan ketegangan antara penempatan posisi yang bearish dan upaya bullish yang berulang.
Sementara itu, XRP Ledger telah mengalihkan fokus ke penguatan infrastrukturnya, bukan memperluas fungsionalitas. Para pengembang mengonfirmasi bahwa pengujian berbantuan AI telah menemukan lebih dari sepuluh bug, sehingga mendorong rilis yang didedikasikan khusus untuk perbaikan. Selain itu, diperkenalkannya beberapa audit independen bertujuan untuk meningkatkan keandalan bagi partisipan institusional.
Pola segitiga terus menyempit saat harga mendekati puncaknya, sehingga ruang untuk pergerakan sideways semakin berkurang. Pergerakan di atas $1.40 dapat membuka jalan menuju $1.97 jika momentum terbentuk, sementara kegagalan untuk bertahan di atas $1.30 dapat mengekspos kembali titik terendah Februari. Akibatnya, skenario saat ini mencerminkan fase kritis di mana arah kemungkinan besar akan ditentukan dalam beberapa hari.