Situasi di Timur Tengah meningkat pesat, Donald Trump mengeluarkan ultimatum terakhir selama 48 jam kepada Iran, memicu kepanikan di pasar global. Indeks saham gabungan Korea (KOSPI) mengalami penurunan tajam sebesar 6,49% pada hari Rabu, hampir mempertahankan level 5.400 poin, dengan dana asing dan institusi investasi secara kolektif menjual lebih dari 7 triliun won Korea; namun, investor ritel melawan tren masuk dengan pembelian bersih harian hampir 7 triliun won Korea, mencatat rekor baru.
(Perang di Timur Tengah memasuki minggu keempat: nilai emas dan perak menguap 2 triliun dolar dalam tiga jam, KOSPI Korea kembali mengalami batas otomatis)
KOSPI anjlok 6,49%, menyentuh batas otomatis selama perdagangan
Berdasarkan data dari Korea Exchange (KRX), KOSPI ditutup pada 5.405,75 poin pada hari Rabu, turun 6,49% dari hari sebelumnya. Pembukaan dibuka dengan 5.580,15 poin, turun 3,48%, dan tidak lama kemudian memicu “mekanisme perlindungan penjual”, mengaktifkan pembatasan perdagangan sementara. Indeks sempat turun di bawah angka 5.400 poin di menit-menit terakhir perdagangan, namun akhirnya berhasil bertahan di atasnya.
Pasar KOSDAQ juga mengalami penurunan besar, ditutup pada 1.096,89 poin, turun 5,56%, menembus level psikologis 1.100 poin.
Investor ritel melakukan pembelian besar-besaran, mencatat rekor, sementara dana asing dan institusi keluar secara bersamaan
Dalam penurunan tajam ini, investor ritel menunjukkan tekad beli yang luar biasa, dengan pembelian bersih harian mencapai 6,998 miliar won Korea, memecahkan rekor tertinggi harian dalam sejarah. Sebaliknya, investor asing menjual bersih sebesar 3,675 miliar won Korea, dan institusi menjual bersih 3,812 miliar won Korea, total penjualan mencapai lebih dari 7 triliun won Korea, menunjukkan kontras yang mencolok.
Pasar KOSDAQ juga menunjukkan pola yang sama: investor ritel melakukan pembelian bersih sebesar 465,9 miliar won Korea, sementara dana asing dan institusi menjual bersih 259,5 miliar dan 200,6 miliar won Korea secara berurutan.
Samsung dan SK Hynix memimpin penurunan, saham unggulan mengalami keruntuhan total
Saham-saham besar utama ikut ambruk mengikuti pasar secara keseluruhan. Samsung Electronics (005930.KS) ditutup pada 186.300 won Korea, turun 6,57% dalam satu hari; SK Hynix (000660.KS) turun lebih dalam sebesar 7,35%, ditutup pada 933.000 won Korea. Hyundai Motor (005380.KS) turun 6,19%, LG Energy Solution (373220.KS) turun 5,19%, dan SK Square (402340.KS) anjlok 8,39%.
Trump berikan ultimatum 48 jam kepada Iran, memicu krisis Timur Tengah
Pemicu utama dari penurunan pasar kali ini berasal dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum terakhir kepada Iran pada akhir pekan lalu, menuntut Teheran mencabut blokade Selat Hormuz dalam waktu 48 jam; Iran membalas dengan ancaman akan membalas jika AS menyerang infrastruktur listriknya, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di Timur Tengah.
Ketegangan geopolitik ini juga mempengaruhi harga minyak dan nilai tukar internasional. Harga minyak Brent sempat menembus USD 100 per barel selama perdagangan; nilai tukar won Korea terhadap dolar AS melonjak 16,7 won, ditutup pada 1.517,3 won, menyebabkan won Korea melemah secara signifikan.
Analis: Ekspektasi likuiditas melemah, dana asing dan institusi saling ambil keuntungan
Researcher dari Daeshin Securities, Lee Kyung-min, menyatakan, “Dalam konteks meningkatnya ketidakpastian pasar global, ekspektasi pelonggaran likuiditas dari bank sentral secara signifikan menurun, mendorong permintaan untuk memegang kas meningkat. Hal ini memicu dana asing dan institusi untuk melakukan penjualan besar-besaran, terutama pada saham blue-chip seperti semikonduktor, sekuritas, energi nuklir, dan pertahanan yang sebelumnya mengalami kenaikan besar, demi merealisasikan keuntungan secepat mungkin.”
Artikel ini berjudul “Korea Selatan Jatuh 6,49%! Investor Ritel Beli Bersih 7 Triliun Won Korea dalam Satu Hari Mencatat Rekor, Dana Asing dan Institusi Melarikan Diri Bersamaan” pertama kali dipublikasikan di Chain News ABMedia.