Trump menuduh Iran menggunakan AI untuk membuat informasi militer palsu, FCC meninjau lisensi media terkait

Berita Gate News, pada 16 Maret, Presiden AS Donald Trump mengunggah di platform Truth Social menuduh Iran menggunakan teknologi AI untuk membuat informasi militer palsu. Trump menyatakan bahwa Iran telah lama ahli dalam manipulasi media dan hubungan masyarakat, dan kini menggunakan AI sebagai alat baru untuk menyebarkan informasi palsu.

Trump menyebutkan tiga contoh konkret: Pertama, Iran menampilkan gambar serangan kapal cepat bunuh diri palsu, tetapi kapal cepat tersebut sebenarnya tidak ada; Kedua, terkait insiden lima pesawat tanker AS yang ditembak jatuh menurut laporan media seperti The Wall Street Journal, Trump menyatakan bahwa kecuali satu pesawat baru, sisanya telah kembali beroperasi; Ketiga, Iran bekerja sama dengan media untuk membuat gambar AI yang menunjukkan kapal induk “Abraham Lincoln” terbakar di laut, padahal kapal tersebut sebenarnya tidak diserang.

Trump juga mengungkapkan bahwa Ketua FCC Brendan Carr sedang meninjau izin siar beberapa lembaga berita.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar