Gate News berita, 16 Maret, juru bicara Kementerian Perdagangan menjawab pertanyaan wartawan mengenai pengumuman Kantor Perwakilan Perdagangan AS yang memulai penyelidikan 301 terhadap 60 ekonomi termasuk China dengan alasan “produk yang dipaksa tidak dilarang impor”. Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa sebelumnya pihak AS telah memalsukan fakta dan memberlakukan serangkaian pembatasan perdagangan terhadap China dengan dalih “kerja paksa”, dan China telah menyampaikan sikap tegas berkali-kali. Saat ini, kedua pihak sedang mengadakan negosiasi ekonomi dan perdagangan di Paris, Prancis, dan China telah mengajukan keberatan kepada pihak AS. Kementerian Perdagangan mendesak pihak AS segera memperbaiki kesalahan, berbalik ke arah China, dan berpegang pada prinsip saling menghormati dan konsultasi yang setara, serta mencari solusi melalui dialog dan negosiasi. China menyatakan akan memantau perkembangan penyelidikan AS secara dekat dan berhak mengambil segala langkah yang diperlukan untuk mempertahankan hak dan kepentingan yang sah.