Strive menginvestasikan 50 juta dolar untuk membeli saham yang membayar dividen dari Strategy, bukan Bitcoin

GateNews
BTC1,45%

Pada tanggal 12 Maret, dilaporkan bahwa perusahaan pengelola dana Bitcoin (BTC), Strive, baru-baru ini membeli saham dividen STRC yang dimiliki oleh perusahaan pengelola Bitcoin lainnya, Strategy, dengan uang tunai sebesar 50 juta dolar AS, bukan langsung membeli aset Bitcoin. CEO Strive, Michael Saylor, menyatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan hasil dari dana yang tidak terpakai, karena dibandingkan dengan dana pasar uang yang memiliki hasil terbatas, investasi pada saham dengan dividen tinggi dapat meningkatkan efisiensi dana. Strive didirikan bersama oleh Vivek Ramaswamy dan mantan presiden Budweiser InBev.

Pada bulan Januari tahun ini, Strive mengumpulkan sekitar 118 juta dolar AS melalui penjualan 1,32 juta saham dari anak perusahaan dividen mereka, SATA, yang memiliki tingkat dividen tahunan sebesar 12,75%, jauh melebihi hasil obligasi junk. Setelah membeli saham STRC ini, tingkat dividen tahunan mereka menjadi 11,5%, dan saham tersebut dimasukkan ke dalam “Cadangan Dividen” SATA, yang diperkirakan dapat mempertahankan operasi dana selama 18 bulan jika harga Bitcoin tetap stabil.

Transaksi ini disebut oleh kedua perusahaan sebagai kemenangan dari “Kredit Digital,” yang mencerminkan strategi pengelolaan hasil melalui skema pembayaran dividen dalam mata uang fiat yang kompleks antar perusahaan pengelola dana Bitcoin. CEO Strategy, Phong Le, menyatakan bahwa pembelian ini menunjukkan bahwa investor institusional terus mengintegrasikan STRC ke dalam strategi pengelolaan dana mereka, dan bahwa STRC serta SATA dianggap sebagai bagian penting dari alokasi modal institusional.

Data pasar menunjukkan bahwa Strive membeli saham STRC dari Strategy dengan harga sekitar 100 dolar AS per saham, sementara harga perdagangan saham tersebut pada Februari tahun ini sekitar 93,10 dolar AS, dan pada November tahun lalu sekitar 90,52 dolar AS. Saham biasa Strive, ASST, telah turun 37% tahun ini, sedangkan saham biasa Strategy, MSTR, turun 8%. Untuk menjaga harga saham mendekati nilai nominal, STRC harus secara berkelanjutan menaikkan dividen, menunjukkan bahwa kedua perusahaan melakukan pengaturan canggih melalui pembayaran dividen satu sama lain untuk mempertahankan likuiditas dan hasil.

Para analis menunjukkan bahwa model pengelolaan dana ini menunjukkan bahwa perusahaan pengelola Bitcoin sedang mengeksplorasi instrumen keuangan inovatif untuk menyeimbangkan hasil dan risiko, sekaligus memberikan pengembalian dana yang stabil kepada investor institusional. Transaksi ini tidak hanya menunjukkan minat institusi terhadap saham Bitcoin dengan dividen tinggi, tetapi juga berpotensi mempengaruhi strategi pengelolaan dana dan alokasi aset digital di masa depan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar