Setelah Beeple menjual NFT dengan harga fantastis 69 juta dolar AS, ia terus aktif di ranah NFT. Pada ajang Art Basel tahun ini, ia meluncurkan seri Regular Animals yang dibagikan secara gratis, kini harga per karya telah melampaui 10 ETH dan total nilainya hampir 10 juta dolar AS.
(Penjelasan sebelumnya: Legenda NFT Beeple rilis karya baru dukung “ZachXBT lawan Machi Big Brother”!) (Latar belakang tambahan: Beeple membuat ilustrasi sindiran untuk Ketua SEC “Gensler santai-santai”, easter egg tersembunyi ramai dibahas komunitas)
Beeple, pria yang pernah menjual satu NFT dengan harga fantastis 69 juta dolar AS, selalu dianggap sebagai simbol yang membuka era keemasan NFT. Meski masa kejayaan NFT telah berlalu, Beeple dan timnya tetap aktif di komunitas NFT. Pada Art Basel tahun ini, ia kembali membawa “anjing emas” ke pasar NFT yang kini lesu—Regular Animals.
Kemarin, beberapa karya Regular Animals terjual di OpenSea dengan harga lebih dari 10 ETH (sekitar 35.000 dolar AS), padahal karya ini dibagikan gratis pada ajang Art Basel dan totalnya ada 256 karya. Jika dihitung dengan harga tersebut, Beeple telah membagikan NFT senilai hampir 10 juta dolar AS di Art Basel.
Proyek yang dibawa Beeple dan timnya ke Art Basel kali ini adalah Regular Animals, yaitu “hewan reguler”. Karya ini berupa kumpulan anjing robot, seperti pada gambar di bawah, yang tampak agak menyeramkan karena anjing-anjing robot ini memiliki wajah manusia, dan semuanya adalah tokoh terkenal seperti Elon Musk, Andy Warhol, Mark Zuckerberg, Picasso, bahkan Beeple sendiri.
Tentu saja, bukan hanya efek visual menyeramkan yang ditampilkan, anjing-anjing robot ini menggunakan kamera di kepala mereka untuk mengamati lingkungan sekitar, dan menggunakan algoritma visual yang terus berkembang untuk menciptakan karya seni.
Tokoh-tokoh yang diperankan anjing-anjing robot ini juga tidak dipilih sembarangan. Mereka dipilih karena pengaruhnya terhadap cara manusia memandang dunia, baik melalui algoritma, seni, maupun politik. Kita sebagai manusia mengamati dunia melalui sudut pandang mereka, demikian pula anjing-anjing robot ini. Di Art Basel, anjing-anjing robot tersebut saling mengamati dengan manusia, dan setiap momen pengamatan menjadi karya seni yang diciptakan anjing-anjing robot, yang juga menjadi semacam otobiografi bagi mereka.
Menariknya, Regular Animals juga memiliki seri fisik yang jumlah totalnya 1024 karya. Di eBay, sudah ada yang memasang harga tetap 6500 dolar AS. Harga pasar menunjukkan NFT jauh lebih berharga ketimbang karya fisiknya, mengingatkan pada seri “The Currency” karya Damien Hirst beberapa tahun lalu, yang membuat pemiliknya harus memilih antara fisik atau NFT.
Sebelum meraih kesuksesan besar di dunia NFT, Beeple sudah berkarya setiap hari sejak 2007, namun belum pernah menjual karya dengan harga lebih dari 100 dolar AS. Setelah meraih nama dan kekayaan, Beeple tidak hidup berfoya-foya seperti sebagian seniman atau pelaku proyek kripto lain. Ia memiliki studio/galeri seluas sekitar 460 meter persegi, membentuk tim beranggotakan puluhan seniman 3D, insinyur, dan peneliti (bahkan ada mantan insinyur Boeing), mengundang mantan direktur Castello di Rivoli Museum of Contemporary Art, Carolyn Christov-Bakargiev sebagai penasihat, terus berpameran di berbagai ajang seni dunia, dan menciptakan karya-karya baru.
Pameran anjing robot Beeple kali ini tak hanya menarik perhatian komunitas kripto karena harganya, tapi juga diliput oleh media arus utama seperti WSJ.
Berita terkait:
Artikel “Empat tahun lalu Beeple raup 69 juta dolar dari NFT, sekarang masih tetap cuan” pertama kali dipublikasikan di BlockTempo《動區動趨-最具影響力的區块链新聞媒體》.