
Tranchess mencatat rekor tertinggi sebesar $7,91 pada Oktober 2021, menandai all-time high token ini selama masa bull market kripto. Namun, nilai token tersebut terus tergerus dalam beberapa tahun berikutnya, dengan harga CHESS menunjukkan volatilitas ekstrem yang lazim pada protokol DeFi baru. Penurunan paling tajam terjadi pada 1 Desember 2025, ketika crash pasar menyebabkan harga anjlok dari sekitar $0,036 ke $0,029 hanya dalam satu sesi perdagangan, disertai lonjakan volume lebih dari 38 juta dolar—menunjukkan terjadinya likuidasi paksa dan aksi jual panik.
Setelah peristiwa tersebut, CHESS memperlihatkan resiliensi dengan bergerak konsolidasi dalam rentang sempit $0,03408 hingga $0,03589 hingga akhir Desember dan awal Januari 2026. Fase konsolidasi ini menandakan terbentuknya lantai harga sementara saat pelaku pasar menyerap dampak crash. Dalam satu tahun terakhir, token ini turun 84,49%, sehingga masih dalam fase pemulihan. Aktivitas perdagangan selama konsolidasi tercatat pada volume moderat, sekitar 500.000-800.000 per hari, yang menunjukkan tekanan spekulatif lebih rendah dibanding saat crash. Level harga saat ini menjadi zona support dan resistance kritis yang menjadi acuan trader dalam menilai volatilitas CHESS dan struktur pasar sepanjang 2026.
Analisis teknikal menjadi fondasi utama perdagangan kripto modern, dan pemahaman terhadap level support dan resistance sangat krusial bagi trader yang memantau pergerakan harga CHESS sepanjang 2026. Support di $0,2100 menjadi lantai penting, tempat tekanan beli biasanya muncul untuk menahan penurunan harga lebih lanjut. Ketika harga CHESS mendekati titik support, biasanya terjadi akumulasi karena trader menilai level ini sebagai peluang masuk. Sebaliknya, resistance di $0,2300 menjadi batas atas, di mana tekanan jual meningkat dan sering kali membatasi kenaikan harga.
Level-level teknikal ini berfungsi sebagai batas psikologis di pasar. Trader memantau perilaku CHESS di sekitar titik harga ini karena breakout atau breakdown akan memicu sinyal perdagangan penting. Jika CHESS berhasil menembus resistance $0,2300, biasanya memicu sentimen bullish dan potensi kenaikan lanjutan. Sebaliknya, penembusan di bawah support $0,2100 sering menandakan momentum bearish. Sepanjang 2026, level teknikal ini membantu trader dalam menentukan stop-loss, target take profit, dan strategi masuk-keluar. Memahami support dan resistance beserta data harga historis memungkinkan pengambilan keputusan trading yang lebih cermat di pasar CHESS, termasuk di platform seperti gate.
Token CHESS memperlihatkan volatilitas jangka menengah di kisaran 33–66%, mencerminkan karakter pasar yang dinamis namun tetap seimbang seperti aset blockchain emerging. Data historis akhir 2025 memperjelas pola ini—harga bergerak di sekitar $0,06 pada September lalu terkoreksi tajam ke sekitar $0,03 pada Desember, menggambarkan fluktuasi besar dalam rentang volatilitas tersebut.
| Periode | Pergerakan Harga | Indikator Volatilitas |
|---|---|---|
| Sept-Nov 2025 | $0,06 ke $0,038 | Fluktuasi intraperiode tinggi |
| Des 2025 - Awal Jan 2026 | $0,03 ke $0,0335 | Kompresi stabilisasi |
Profil risiko moderat ini menempatkan CHESS di posisi yang tidak terlalu volatil namun juga tidak stagnan. Rentang 33–66% ini selaras dengan proyeksi pasar 2026 yang memperkirakan volatilitas tinggi di banyak kelas aset. Tidak seperti skenario volatilitas ekstrem di atas 100%, penilaian moderat ini mengindikasikan investor dapat memperkirakan pergerakan harga signifikan yang masih relatif terkendali. Pola jangka menengah token ini menunjukkan fase konsolidasi yang diselingi koreksi—sesuai dengan dinamika terkini kripto dan DeFi. Memahami kerangka volatilitas sangat penting untuk memposisikan diri di pergerakan harga CHESS dan memperkirakan interaksi support-resistance sepanjang 2026.
Pergerakan harga token CHESS menampilkan pola yang berbeda dari tren kripto utama, mencerminkan dinamika unik token tata kelola DeFi. Data historis menunjukkan Tranchess (CHESS) memiliki korelasi lemah dengan harga Bitcoin dan Ethereum, sehingga token ini bergerak cukup independen dari siklus pasar umum. Hal ini terlihat dari pola volatilitas CHESS, khususnya penurunan 84,49% dalam setahun terakhir meskipun adopsi institusional mengubah peta DeFi pada 2025.
Pemisahan dari tren kripto arus utama ini menunjukkan posisi spesialis CHESS dalam protokol manajemen aset ter-tokenisasi. Bitcoin dan Ethereum biasanya menggerakkan sentimen pasar, namun Tranchess memiliki dinamika perdagangan sendiri yang bergantung pada perkembangan protokol dan partisipasi tata kelola DeFi. Data volume perdagangan—rata-rata $532.167 USD per hari—juga tidak berkorelasi tinggi dengan lonjakan volume kripto utama, menandakan CHESS menarik investor yang berfokus pada tata kelola protokol dan strategi hasil, bukan sekadar eksposur kripto umum.
Siklus pasar 2021–2026 membuktikan volatilitas harga CHESS dapat meningkat terlepas dari tren pasar utama. Token ini sempat mencapai $0,0791 pada 2021 di tengah antusiasme kripto, lalu terus melemah meski kripto utama pulih. Divergensi ini menekankan bahwa token tata kelola DeFi beroperasi pada kondisi pasar yang spesifik, di mana adopsi institusional, update protokol, dan tokenomics lebih krusial dibanding korelasi Bitcoin, sehingga pola support-resistance yang terbentuk juga unik dan berbeda dari pasar kripto umum.
Token CHESS adalah token asli protokol Tranchess, digunakan terutama untuk tata kelola dan pembayaran biaya platform. Pemegang token dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, manajemen protokol, memperoleh imbal hasil melalui staking, serta berkontribusi pada pengembangan ekosistem.
Token CHESS menunjukkan volatilitas tinggi selama 2024–2025. Harga mencapai $0,034660 pada akhir Desember 2025 dengan puncak di pertengahan Desember. Per 3 Januari 2026, token diperdagangkan di $0,032267, mencerminkan koreksi pasar terakhir dan proses price discovery yang berlangsung di pasar kripto dinamis.
Level support dan resistance Token CHESS diidentifikasi melalui analisis teknikal. Resistance kunci saat ini di $0,66, sedangkan support di $0,50. Trader menggunakan pola grafik dan indikator untuk menentukan kapan tren turun akan melambat atau tren naik tertahan di level ini.
Pada 2026, Token CHESS berpotensi mengalami kenaikan harga signifikan yang didorong oleh ekspansi produksi berskala besar dan peningkatan kapasitas pasokan. Peluang investasi utama kemungkinan besar muncul melalui akselerasi target produksi dan adopsi pasar yang berkembang selama fase ekspansi ini.
Risiko investasi Token CHESS meliputi volatilitas harga dan keterbatasan likuiditas. Harga dipengaruhi oleh dinamika permintaan-penawaran, perubahan suku bunga, indikator makroekonomi, dan sentimen pasar. Volatilitas tinggi dan berita pasar berdampak besar pada keputusan trading dan hasil investasi.
Koin CHESS adalah token kripto yang terhubung dengan platform Chess.com berbasis blockchain. Fungsi utama koin ini adalah memfasilitasi transaksi, membagikan hadiah pengguna, dan mendukung operasional platform dalam ekosistem Chess.
Anda bisa membeli koin CHESS menggunakan USDT di exchange yang didukung. Transfer token ke wallet Web3 yang kompatibel untuk trading. Kunjungi situs resmi CHESS untuk daftar exchange dan rekomendasi wallet terbaru.
Investasi koin CHESS melibatkan risiko volatilitas pasar dan teknologi. Sebelum berinvestasi, pahami fundamental proyek, tren pasar, dan tokenomics. Lakukan riset menyeluruh dan hanya investasikan dana yang siap Anda tanggung risikonya.
Koin CHESS menggunakan smart contract untuk transaksi transparan dan distribusi hadiah yang aman di gim catur. Pengguna dapat melakukan staking token untuk imbalan atau mengakses konten premium. Keunggulannya adalah spesialisasi pada niche tertentu, sedangkan kekurangannya adalah potensi adopsi pasar lebih kecil dibanding kripto utama.
CHESS memiliki total suplai 300 juta token yang dirilis bertahap selama 4 tahun. Alokasi token melalui empat jalur: tim, pengembang, komunitas, dan mitra, untuk memastikan distribusi seimbang kepada seluruh pemangku kepentingan.
Koin CHESS dikembangkan oleh tim Tranchess dengan fokus pada protokol dana bertingkat DeFi. Roadmap mencakup pengembangan produk, ekspansi pasar, dan pertumbuhan ekosistem. Proyek ini telah memiliki arsitektur produk yang matang dan pengembangan operasional yang berkelanjutan.











