Apa itu BRC 20? Panduan Komprehensif tentang Token Berbasis Bitcoin

2026-01-08 02:59:39
Bitcoin
Blockchain
BRC-20
DeFi
Inskripsi
Peringkat Artikel : 4.5
half-star
46 penilaian
Ketahui seluk-beluk token BRC-20 dan mekanisme kerjanya di Bitcoin. Pelajari perbedaan antara BRC-20 dan ERC-20, cara membuat token, serta pemanfaatan nyata mulai dari tokenisasi aset hingga DeFi. Panduan lengkap ini ditujukan bagi investor, pengembang, maupun pemula blockchain.
Apa itu BRC 20? Panduan Komprehensif tentang Token Berbasis Bitcoin

Memahami BRC-20: Standar Bitcoin yang Merevolusi Penciptaan Token

BRC-20 menandai perubahan besar dalam cara jaringan Bitcoin mengelola penciptaan dan pengelolaan aset digital. Berawal dari peningkatan Taproot dan didukung protokol Ordinals, BRC-20 memperkenalkan metode baru untuk membuat dan mengelola token fungible langsung di blockchain Bitcoin. Jika sebelumnya Bitcoin hanya berfokus pada transaksi peer-to-peer, kehadiran BRC-20 memperluas fungsi Bitcoin dengan menghadirkan fitur tokenisasi yang sebelumnya identik dengan blockchain lain. Standar ini menetapkan aturan dan mekanisme lengkap untuk penciptaan, distribusi, dan pengelolaan token di Bitcoin, sekaligus menantang batasan tradisional jaringan ini. Token BRC-20 merupakan aset digital fungible eksperimental yang dibuat dengan inskripsi JSON, yaitu teknik menanamkan data pada satoshi—unit terkecil Bitcoin. Inovasi ini menjaga prinsip keamanan dan desentralisasi Bitcoin, sekaligus memperluas fungsinya. Daya tarik BRC-20 terletak pada efisiensi proses tokenisasi di blockchain Bitcoin, sehingga mengundang minat pengembang, investor, dan pengguna yang ingin menjelajah potensi baru di jaringan Bitcoin. Mulai dari penciptaan kripto alternatif hingga tokenisasi aset nyata, BRC-20 telah membangun posisi penting di ekosistem kripto dan membuktikan bahwa kemampuan Bitcoin jauh melampaui rancangan awalnya.

Cara Kerja Token BRC-20: Ordinals, Inskripsi, dan Inovasi Bitcoin

Arsitektur BRC-20 sangat mengandalkan protokol Ordinals dan konsep inskripsi. Saat token BRC-20 dibuat, data JSON yang berisi detail token—nama, simbol, dan jumlah suplai—diinskripsikan pada satoshi melalui transaksi Bitcoin. Inskripsi ini membuat data tidak dapat diubah dan secara permanen tercatat di buku besar Bitcoin, sehingga penciptaan token dapat diverifikasi secara transparan. Proses ini melibatkan wallet yang secara sukarela mengikuti standar BRC-20 dan membuat inskripsi JSON yang mendefinisikan operasi deployment, minting, dan transfer. Setiap inskripsi adalah transaksi di jaringan Bitcoin, sehingga setiap aktivitas BRC-20 menggunakan ruang blok dan menimbulkan biaya transaksi. Struktur ini berbeda mendasar dari token berbasis smart contract seperti ERC-20, di mana logika berjalan di layer terpisah. Token BRC-20 berjalan dalam infrastruktur Bitcoin yang sudah ada dan menambah fungsionalitas lewat pendekatan inskripsi. Taproot membuat BRC-20 dapat diimplementasikan secara teknis dengan memungkinkan inskripsi data lebih besar dan biaya yang terjangkau. Untuk memahami BRC-20, perlu diketahui bahwa wallet dan indexer mencatat inskripsi ini untuk memantau saldo dan riwayat transfer token. Karena bersifat eksperimental, setiap implementasi bisa saja menafsirkan standar secara berbeda sehingga perilaku token dapat bervariasi di tiap platform. Pendekatan pengelolaan token yang terdesentralisasi ini sejalan dengan prinsip trustless dan kedaulatan pengguna Bitcoin, namun menambah tantangan teknis bagi pengembang yang ingin mengintegrasikan BRC-20 ke aplikasi mereka.

BRC-20 vs ERC-20: Mengapa Standar Token Bitcoin Mengubah Segalanya

Perbandingan antara token BRC-20 dan ERC-20 menyoroti perbedaan mendasar dalam arsitektur blockchain serta dampaknya terhadap fungsionalitas token. Meski keduanya memungkinkan pembuatan token fungible, fondasi teknis, kelebihan, dan keterbatasannya sangat berbeda.

Aspek BRC-20 ERC-20
Blockchain Bitcoin Ethereum
Implementasi Inskripsi JSON pada satoshi Smart contract
Kecepatan Transaksi ~7 TPS ~15 TPS (Layer 1)
Biaya Transaksi Cenderung tinggi saat jaringan padat Bervariasi sesuai permintaan jaringan
Interoperabilitas Terbatas pada Bitcoin Integrasi ekosistem lebih luas
Model Keamanan Proof-of-work Bitcoin Proof-of-stake Ethereum
Dukungan Smart Contract Tidak ada smart contract native Fitur smart contract lengkap
Imutabilitas Data Permanen di blockchain Bergantung pada logika smart contract

BRC-20 mengutamakan keamanan dan desentralisasi Bitcoin dibanding efisiensi transaksi, dengan batas throughput 7 transaksi per detik yang merupakan karakteristik jaringan Bitcoin. Konsekuensinya, transaksi BRC-20 bisa mengalami biaya tinggi saat jaringan sibuk karena semua data harus diinskripsikan ke blockchain. ERC-20 diuntungkan oleh arsitektur Ethereum yang lebih fleksibel, sehingga mendukung transaksi lebih cepat, biaya lebih rendah, dan fitur smart contract yang memungkinkan perilaku token kompleks di ekosistem DeFi. Interoperabilitas ERC-20 juga lebih luas—token dapat berinteraksi dengan ribuan aplikasi terdesentralisasi, memungkinkan mekanisme keuangan canggih. Sebaliknya, BRC-20 hanya berlaku di ekosistem Bitcoin dan membutuhkan jembatan khusus untuk lintas blockchain. Namun, BRC-20 mewarisi keunggulan keamanan dan efek jaringan Bitcoin. Proof-of-work serta infrastruktur Bitcoin memberikan dasar yang kuat dan imutabel untuk penerbitan token. Untuk proyek yang memprioritaskan keamanan dan efek jaringan Bitcoin, BRC-20 menawarkan keunggulan khusus. Pilihan antara BRC-20 dan ERC-20 sepenuhnya bergantung pada kebutuhan—apakah mengutamakan keamanan dan desentralisasi Bitcoin, atau skalabilitas dan fitur smart contract Ethereum.

Membuat dan Mengelola Token BRC-20: Panduan Praktis untuk Pengembang

Pembuatan token BRC-20 membutuhkan pemahaman tentang format inskripsi JSON dan persyaratan teknis untuk deployment di jaringan Bitcoin. Pengembang wajib menyusun inskripsi token sesuai standar BRC-20 yang mengatur skema JSON khusus untuk deployment, minting, dan transfer. Inskripsi deployment menetapkan parameter dasar token—nama, simbol, dan batas maksimal suplai. Inskripsi dilakukan dengan menanamkan objek JSON berisi field seperti "op" (operation), "tick" (simbol token), "max" (suplai maksimum), dan "lim" (batas mint per transaksi) ke dalam transaksi Bitcoin. Setelah deployment, token tercatat sebagai inskripsi di blockchain, tidak dapat diubah dan dapat diakses siapa pun yang memantau inskripsi. Proses minting memungkinkan penciptaan token baru hingga batas suplai yang ditentukan, dengan setiap inskripsi mint mengacu pada inskripsi deployment awal. Transfer token dilakukan dengan membuat inskripsi transaksi baru yang memuat alamat penerima dan jumlah transfer, sehingga seluruh pergerakan token tercatat secara transparan di blockchain Bitcoin. Pengelolaan token BRC-20 mengandalkan indexer dan wallet khusus yang dapat mengenali serta memproses data BRC-20. Wallet yang mendukung BRC-20 menjaga indeks lokal inskripsi dan menghitung saldo berdasarkan urutan deployment, mint, dan transfer. Pengembang juga perlu memperhatikan efisiensi biaya transaksi; setiap inskripsi menggunakan ruang blok Bitcoin yang terbatas, sehingga penggunaan encoding JSON efisien dan penggabungan beberapa operasi dapat menekan biaya. Platform seperti Gate menyediakan infrastruktur dan alat untuk manajemen serta perdagangan BRC-20, sehingga pengembang dapat mengintegrasikan fitur BRC-20 pada aplikasi dengan dukungan likuiditas dan penemuan harga dari exchange terkemuka.

Aplikasi Nyata: Dari Tokenisasi Aset hingga DeFi di Bitcoin

BRC-20 membuka peluang baru di bidang tokenisasi aset, kripto alternatif, dan protokol keuangan berbasis Bitcoin. Perusahaan dapat mentokenisasi aset nyata—saham, properti, komoditas, hingga hak kekayaan intelektual—sebagai token BRC-20 untuk menciptakan representasi digital yang aman dan transparan di blockchain Bitcoin. Ini memungkinkan kepemilikan fraksional, transfer peer-to-peer langsung, dan audit kepemilikan yang transparan. Pengembang properti dapat membuat token sertifikat kepemilikan, sedangkan produsen dapat mentokenisasi posisi komoditas seperti logam mulia atau hasil pertanian. Ledger Bitcoin yang transparan dan permanen memastikan penciptaan serta peralihan token mencerminkan perubahan kepemilikan yang sah sesuai kerangka hukum yang kuat. Tokenisasi aset lewat BRC-20 membuktikan bahwa Bitcoin bukan sekadar mata uang, melainkan infrastruktur pengelolaan aset yang matang. Selain tokenisasi, BRC-20 mendukung penciptaan kripto alternatif dengan fitur dan tujuan khusus. Komunitas dapat membangun token dengan nilai atau tata kelola tertentu dan tetap mendapatkan keamanan Bitcoin. Token ini membentuk komunitas dan diperdagangkan di exchange kripto, menandakan BRC-20 telah berkembang menjadi aset fungsional di ekosistem kripto. Pengembang juga mulai membangun protokol DeFi di Bitcoin menggunakan BRC-20, menghadirkan staking, liquidity pool, dan exchange terdesentralisasi sesuai batasan arsitektur Bitcoin. Meski kompleksitas smart contract Ethereum belum dapat dicapai, aplikasi BRC-20 telah membuka peluang trading dan yield baru. Fokus Bitcoin pada keamanan dan desentralisasi memberikan keunggulan untuk aplikasi keuangan yang menargetkan partisipasi institusi dan kepatuhan regulasi. Seiring komunitas pengembang Bitcoin mengembangkan solusi layer 2 dan sidechain yang mendukung BRC-20, potensi aplikasi keuangan native Bitcoin pun semakin luas, memungkinkan pertumbuhan ekosistem Bitcoin dengan tetap menjaga keamanan dan tata kelola desentralisasi.

* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.
Artikel Terkait
Apa yang Dimaksud dengan Bitcoin Runes?

Apa yang Dimaksud dengan Bitcoin Runes?

Temukan cara kerja Bitcoin Runes Protocol: panduan komprehensif mengenai pembuatan token fungible di Bitcoin, fitur-fitur inti, strategi trading di Gate, dan risiko investasi yang perlu diperhatikan oleh para penggemar kripto.
2026-01-09 01:02:41
MERL vs STX: Pertarungan Menuju Dominasi di Bidang Riset Robotika Tingkat Lanjut

MERL vs STX: Pertarungan Menuju Dominasi di Bidang Riset Robotika Tingkat Lanjut

Jelajahi perbandingan investasi menyeluruh antara Merlin Chain (MERL) dan Stacks (STX) di pasar kripto. Temukan tren harga historis, mekanisme suplai, perkembangan teknis, serta prediksi masa depan guna menentukan koin mana yang paling potensial untuk dibeli. Evaluasi berbagai risiko, strategi investasi, serta pertanyaan umum, dan dapatkan pemahaman mendalam mengenai solusi Bitcoin Layer 2 dari MERL serta ekosistem mapan milik STX. Kunjungi Gate untuk memperoleh harga real-time dan proyeksi analitik mendalam dari tahun 2025 hingga 2030. Simak analisis detail ini dan lengkapi diri Anda untuk mengambil keputusan investasi kripto yang lebih cerdas bersama MERL dan STX.
2025-10-18 00:03:49
Apa itu PEOPLEFB: Platform Media Sosial yang Mengubah Cara Manusia Terhubung

Apa itu PEOPLEFB: Platform Media Sosial yang Mengubah Cara Manusia Terhubung

Temukan platform media sosial terdepan, PEOPLEFB, yang menghubungkan manusia melalui teknologi blockchain. Diluncurkan pada 2024 sebagai token BRC20 di Fractal Bitcoin, PEOPLEFB menggabungkan sentimen politik dengan investasi cryptocurrency. Pelajari kontrol desentralisasi, performa pasar, serta transaksi yang terjamin keamanannya. Di tengah tantangan risiko regulasi dan volatilitas pasar, komunitasnya tetap berkembang pesat. Jelajahi bagaimana PEOPLEFB merevolusi partisipasi politik dan menghadirkan aplikasi blockchain yang inovatif. Kunjungi Gate.com untuk ikut serta dan mengamankan investasi Anda hari ini.
2025-11-02 18:41:07
Apa itu ORNJ: Mata uang digital revolusioner yang sedang mengubah lanskap dunia kripto

Apa itu ORNJ: Mata uang digital revolusioner yang sedang mengubah lanskap dunia kripto

Pelajari bagaimana Orange (ORNJ), yang resmi diluncurkan pada 2024, menghadirkan revolusi di dunia kripto melalui ekosistem DeFi yang terfokus pada pengelolaan Bitcoin. Telusuri perjalanan Orange dari awal pembentukan, pertumbuhan terkini, kemitraan strategis, hingga tantangan unik yang dihadapi dalam sektor DeFi yang sangat kompetitif. Ikuti terus perkembangan performa pasar ORNJ dan cari tahu cara berpartisipasi melalui Gate. Sangat sesuai bagi pemula maupun profesional kripto yang ingin mendalami solusi DeFi berbasis Bitcoin.
2025-10-31 19:41:30
Prediksi Harga O4DX 2025: Analisis Tren Pasar dan Faktor-Faktor Potensi Pertumbuhan

Prediksi Harga O4DX 2025: Analisis Tren Pasar dan Faktor-Faktor Potensi Pertumbuhan

Telusuri prediksi harga menyeluruh O4DX periode 2025–2030. Evaluasi berbagai faktor kunci, mulai dari tren pasar, inovasi teknologi, hingga pengaruh makroekonomi terhadap nilai investasi OrangeDX. Temukan strategi investasi profesional, kerangka manajemen risiko, dan prospek pertumbuhan ke depan. Dapatkan informasi terbaru tentang sentimen pasar saat ini serta distribusi kepemilikan. Solusi ideal bagi investor yang ingin memperoleh peluang di ekosistem Bitcoin DEFI melalui platform trading Gate yang terjamin keamanannya.
2025-11-01 19:31:19
Apa itu O4DX: Mengoptimalkan Potensi Organisasi melalui Eksekusi Strategis

Apa itu O4DX: Mengoptimalkan Potensi Organisasi melalui Eksekusi Strategis

Temukan OrangeDX (O4DX), Bitcoin DeFi Hub terdepan yang merevolusi keuangan blockchain. Diluncurkan pada tahun 2024, platform ini mendukung ekosistem BRC20 dengan layanan bridging, trading, dan lending. Telusuri arsitektur teknis, pencapaian utama, serta performa pasar OrangeDX. Bergabunglah dalam komunitas aktif di Gate untuk pengalaman DeFi yang komprehensif di ekosistem Bitcoin.
2025-11-02 00:42:13
Direkomendasikan untuk Anda
Gensler Tegaskan Peran Unik Bitcoin di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran Pasar Kripto

Gensler Tegaskan Peran Unik Bitcoin di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran Pasar Kripto

Telusuri arti "meme pointing" di ranah kripto. Pelajari lebih lanjut pandangan Gensler mengenai Bitcoin, regulasi SEC, dan pengaruhnya terhadap pasar cryptocurrency. Panduan lengkap ini ditujukan bagi investor dan trader Web3.
2026-01-09 07:37:23
Emas Ter-tokenisasi Jadi Perhatian Utama, Mekanisme PAXG serta Platform Perdagangannya

Emas Ter-tokenisasi Jadi Perhatian Utama, Mekanisme PAXG serta Platform Perdagangannya

PAX Gold (PAXG) memberikan akses ke emas dalam bentuk token yang didukung oleh emas batangan fisik, sehingga menjadi instrumen lindung nilai yang menarik terhadap inflasi. Pelajari mekanisme kerja PAXG, alasan investor memilihnya, serta cara memperdagangkan PAXG di Gate.com.
2026-01-09 07:37:16
Doctor Profit memprediksi pasar crypto akan tetap bullish setelah terjadinya likuidasi senilai $20 miliar

Doctor Profit memprediksi pasar crypto akan tetap bullish setelah terjadinya likuidasi senilai $20 miliar

Temukan insight pasar crypto yang bullish setelah peristiwa likuidasi $20 miliar. Analisis Doctor Profit menyoroti peluang pemulihan, strategi posisi altcoin, dan faktor-faktor kunci yang mendorong fase selanjutnya di Gate.
2026-01-09 07:33:49
Lonjakan Inflow ETF Ethereum: Hal yang Perlu Diketahui Investor mengenai Pergerakan Harga ETF ETH dan Aliran Modal

Lonjakan Inflow ETF Ethereum: Hal yang Perlu Diketahui Investor mengenai Pergerakan Harga ETF ETH dan Aliran Modal

Pelajari dampak arus masuk ETF Ethereum terhadap harga ETH dan dinamika pasar. Temukan strategi pelacakan arus modal institusional serta metode investasi ETF spot Ethereum yang relevan bagi trader kripto.
2026-01-09 07:30:26
CEO BlackRock Larry Fink Menyoroti Kasus Penggunaan Bitcoin yang Signifikan

CEO BlackRock Larry Fink Menyoroti Kasus Penggunaan Bitcoin yang Signifikan

Temukan strategi investasi Bitcoin institusional dari Larry Fink dan BlackRock, wawasan tentang adopsi cryptocurrency oleh institusi, serta perspektif para eksekutif keuangan global terkemuka mengenai aset digital dan inovasi Web3.
2026-01-09 06:49:53
Ethereum Foundation Perluas Inisiatif Pendidikan di Argentina

Ethereum Foundation Perluas Inisiatif Pendidikan di Argentina

Tinjauan komprehensif mengenai program edukasi blockchain dan skema beasiswa yang digagas oleh Ethereum Foundation di Argentina. Inisiatif ini membuka peluang bagi peserta untuk memperoleh imbal hasil tahunan, mendukung pengembangan edukasi Web3, dan memberikan pengalaman belajar DeFi secara langsung. Dengan dukungan dana sebesar $1 juta, program ini mendorong mahasiswa agar mampu menguasai aset kripto dan teknologi blockchain. Kerja sama dengan platform trading Gate semakin mempertegas penguatan literasi keuangan praktis.
2026-01-09 06:48:22