
Multi-Party Computation (MPC), atau Secure MPC (SMPC), merupakan inovasi kriptografi yang memungkinkan sekelompok pihak melakukan komputasi data sensitif secara bersama-sama tanpa memperlihatkan data tersebut. Teknologi ini menjaga kerahasiaan informasi, khususnya di lingkungan digital yang saling terhubung di mana keamanan data sangat krusial.
Contohnya, tiga karyawan startup teknologi ingin menghitung rata-rata gaji mereka tanpa mengungkapkan penghasilan masing-masing. Dengan protokol multi-party computation, mereka dapat memperoleh rata-rata tersebut tanpa mengungkap detail pribadi. Metode ini menerapkan additive secret sharing, membagi rahasia ke peserta sehingga hasil akhir dihitung tanpa pernah mengekspos data mentah.
MPC berlandaskan pada dua prinsip utama: privasi data secara mutlak dan akurasi hasil. Bahkan jika terdapat peserta yang tidak mengikuti protokol, sistem tetap mencegah manipulasi maupun pengungkapan informasi secara tidak sah.
Multi-party computation berkembang sebagai subbidang kriptografi sejak tahun 1970-an, dengan implementasi praktis dimulai pada 1980-an. Berbeda dengan metode kriptografi tradisional yang menahan akses eksternal, multi-party computation menggunakan kriptografi untuk memastikan privasi antar peserta dalam satu sistem.
Seiring perkembangan, teknologi ini mampu menjawab berbagai kebutuhan canggih. Kini, multi-party computation digunakan untuk mengamankan dompet digital melalui solusi MPC, menjaga privasi dalam lelang digital, dan melindungi transaksi pada decentralized finance.
Dompet MPC adalah solusi penyimpanan cryptocurrency berbasis multi-party computation yang menghadirkan keamanan tingkat lanjut. Private key pada dompet ini dipecah ke beberapa pihak, sehingga meningkatkan privasi dan secara signifikan menekan risiko peretasan, kebocoran, maupun kehilangan aset.
Inovasi ini berbeda dari dompet lainnya. Dengan memecah private key, bukan menduplikasinya, dompet MPC membangun sistem keamanan berlapis yang membuat akses tidak sah terhadap dana menjadi sangat sulit.
Dompet MPC dan dompet multisig (multi-signature) sama-sama meningkatkan keamanan dan privasi, namun mekanismenya berbeda secara mendasar.
Dompet multisig memproses transaksi blockchain dengan satu tanda tangan yang memerlukan dua atau lebih private key, di mana tiap pihak memberikan key miliknya untuk mengotorisasi transaksi. Sebaliknya, dompet MPC membagi satu private key menjadi beberapa bagian yang dipegang sejumlah pihak, memastikan tidak ada satu peserta pun memegang kunci penuh.
Meski tampak mirip, perbedaan teknis tersebut sangat signifikan. Dompet MPC lebih fleksibel dan biasanya mudah diintegrasikan ke infrastruktur yang telah ada, sehingga menjadi pilihan yang menarik baik bagi institusi maupun pengguna individu.
Dompet crypto umumnya terbagi dua: dompet kustodian, yang menyimpan aset dan private key pengguna, serta dompet non-kustodian, yang memberi pengguna kendali penuh atas private key-nya.
Dompet non-kustodian kerap dianggap lebih aman karena pengguna tidak bergantung pada pihak ketiga. Namun, model ini menantang bagi pemula yang minim pengetahuan teknis, dan risiko kehilangan atau pencurian private key sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna.
Dompet MPC menggabungkan keunggulan kedua model tersebut. Solusi ini menawarkan keamanan tangguh serta kemudahan penggunaan, meminimalkan tantangan yang umumnya dihadapi dompet lain.
Keunggulan utama dompet MPC antara lain:
Privasi Lebih Tinggi: Data terenkripsi di setiap tahap. Tidak perlu mempercayai pihak ketiga, karena tiap peserta hanya mengelola sebagian kecil private key.
Keamanan Berlapis: Dengan mendistribusikan secret key ke banyak pihak dan lokasi, sistem menghilangkan titik kegagalan tunggal sehingga pencurian private key secara keseluruhan hampir tidak mungkin terjadi.
Kenyamanan Optimal: Berbeda dengan penyimpanan offline tradisional, dompet MPC memungkinkan pengelolaan aset secara online dengan tingkat keamanan setara metode offline.
Terlepas dari keunggulannya, dompet MPC tetap memiliki keterbatasan yang harus diperhatikan.
Kinerja Lebih Rendah: Keamanan lebih tinggi menuntut komputasi lebih banyak. MPC membutuhkan proses ekstra, terutama saat menghasilkan private key dan secret share, sehingga transaksi dan operasional bisa sedikit lebih lambat.
Biaya Operasional Lebih Tinggi: Proses sharing dan komputasi data di antara banyak pihak dan lokasi dapat menimbulkan biaya operasional lebih besar dibanding solusi dompet yang lebih sederhana.
Multi-party computation telah menjadi solusi keamanan utama bagi institusi keuangan terkemuka. Keunggulan proteksi aset membuat perusahaan besar mengadopsi MPC untuk melindungi aset digital dari risiko internal dan eksternal.
Teknologi ini juga semakin banyak digunakan oleh bursa kripto, manajer aset digital, dan kustodian untuk mengamankan dana klien. Peningkatan adopsi ini menunjukkan efektivitas MPC dalam melindungi aset digital bernilai tinggi.
Dompet MPC menjadi lompatan besar dalam keamanan aset digital, menggabungkan kriptografi canggih dan kemudahan penggunaan. Meski teknologi ini memiliki tantangan terkait kinerja dan biaya, keunggulan dalam keamanan, privasi, dan pengurangan ketergantungan pada metode penyimpanan lama menjadikannya solusi yang makin dipercaya. Seiring perkembangan aset digital dan meningkatnya kompleksitas ancaman, dompet MPC siap memegang peranan penting dalam perlindungan aset digital dan data sensitif pengguna.
MPC adalah singkatan dari Multi-Party Computation. Ini merupakan teknologi kriptografi yang memungkinkan banyak pihak menghitung suatu fungsi bersama tanpa membuka data privat masing-masing. Teknologi ini sangat krusial untuk mengamankan dompet dan transaksi di ekosistem Web3.
MPC (Secure Multi-Party Computation) adalah teknologi kriptografi yang memungkinkan sejumlah pihak menghitung suatu fungsi bersama tanpa mengungkap data individu. Ini meningkatkan keamanan dan privasi untuk transaksi blockchain serta dompet digital.
MPC adalah singkatan dari Multi-Party Computation. Metode kriptografi ini memungkinkan beberapa pihak menghitung suatu fungsi bersama tanpa membagikan data privat. Di Web3, MPC mengamankan dompet dan transaksi dengan membagi kunci kriptografi ke berbagai server.
MPC (Multi-Party Computation) adalah pendekatan kriptografi yang memungkinkan proses penandatanganan transaksi tanpa membuka private key. Kontrol tersebar pada sejumlah pihak, meningkatkan keamanan dan menekan risiko pencurian dana di Web3.
MPC memanfaatkan threshold cryptography untuk memecah private key menjadi beberapa bagian yang dikelola pihak berbeda. Tiap transaksi membutuhkan konsensus peserta untuk menghasilkan tanda tangan, sehingga menghilangkan titik kegagalan tunggal dan memperkuat keamanan aset digital.
Model kriptografi terdistribusi MPC menghilangkan kebutuhan akan master key. Berbeda dengan sistem tradisional, MPC membagi private key ke sejumlah pihak sehingga risiko terpusat hilang dan perlindungan aset digital makin optimal.











