
Pengali leverage mencerminkan berapa kali Anda dapat mengendalikan pasar dengan dana Anda sendiri. Misalnya, dengan memegang $100 dan membuka leverage 10x memungkinkan Anda untuk memegang posisi senilai $1000. Ketika harga naik 10%, Anda secara teoritis dapat menggandakan keuntungan Anda; namun, jika turun 10%, dana Anda sendiri akan habis, memicu likuidasi. Ini adalah mekanisme yang paling umum dalam perdagangan kontrak kripto dan sumber dari risiko serta imbalan yang diperbesar.
Dalam keuangan tradisional, leverage digunakan dalam futures dan valuta asing; namun, di pasar kripto, karena operasi 24/7 dan volatilitas tinggi, penggunaan leverage lebih agresif. Beberapa platform menawarkan leverage hingga 150 kali, memungkinkan pengguna untuk mengendalikan posisi besar dengan dana minimal. Namun, pada bulan Oktober 2025, pasar kripto global mengalami likuidasi lebih dari $19 miliar dalam satu hari, menyoroti bahaya dari leverage yang berlebihan.
Penggunaan leverage yang wajar dapat meningkatkan efisiensi modal, menjadikannya sangat menarik bagi trader dengan dana terbatas. Kemampuan untuk beroperasi baik dalam posisi long maupun short memungkinkan pengguna untuk menempatkan diri mereka terlepas dari fluktuasi pasar. Bagi trader profesional, leverage rendah adalah alat manajemen risiko yang fleksibel. Jika seseorang dapat memahami tren dan menetapkan stop-loss yang tepat, leverage dapat memperbesar imbal hasil dan memperpendek siklus perputaran modal.
Risiko mematikan dari leverage terletak pada percepatan kerugian. Misalnya, dengan leverage 10x, fluktuasi terbalik hanya sebesar 10% memicu likuidasi paksa. Setiap platform memiliki aturan margin dan panggilan margin yang berbeda, dan di bawah leverage tinggi, slippage atau penundaan dapat memperbesar kerugian. Selain itu, likuidasi paksa berskala besar dalam kondisi pasar ekstrem dapat memperburuk penjualan panik, memicu likuidasi rantai sekunder.
Pemula sebaiknya mulai dengan leverage 2-3 kali, memahami rasio margin dan harga likuidasi. Tetapkan stop-loss yang ketat, misalnya, keluar jika kerugian mencapai 20%, untuk menghindari mentalitas "rata-rata turun." Selain itu, penting untuk memahami mekanisme pengendalian risiko dan persyaratan margin dari berbagai platform, serta memilih bursa dengan likuiditas tinggi dan perlindungan likuidasi yang kuat.
Leverage adalah pedang bermata dua yang memperbesar baik keuntungan maupun risiko. Menguasai logikanya dan menerapkan kontrol risiko yang ketat dapat meningkatkan efisiensi perdagangan kripto; namun, jika seseorang serakah akan imbal hasil tinggi dan mengabaikan langkah-langkah stop-loss, itu akan menyebabkan likuidasi yang cepat. Pendatang baru harus mengutamakan kesadaran risiko sebelum memasuki pasar futures, dimulai dengan leverage rendah untuk mencoba peruntungan dan fokus pada stabilitas.











