
BPCE, salah satu grup perbankan terbesar di Prancis, mengambil langkah strategis penting dengan menghadirkan layanan perdagangan cryptocurrency kepada dua juta nasabah ritel. Inisiatif ini menjadi titik balik dalam konvergensi antara perbankan tradisional dan aset digital, menempatkan BPCE sebagai institusi visioner yang merespons permintaan konsumen atas peluang investasi kripto. Layanan ini memungkinkan nasabah ritel memperdagangkan kripto utama langsung melalui kanal perbankan yang sudah mereka kenal, tanpa perlu platform pihak ketiga, serta menawarkan lingkungan transaksi digital yang aman dan teregulasi.
Peluncuran ini mencerminkan pengakuan BPCE atas perubahan lanskap keuangan, di mana cryptocurrency telah beralih dari investasi niche menjadi instrumen keuangan arus utama. Dengan mengintegrasikan perdagangan kripto ke dalam infrastruktur perbankan yang ada, BPCE menegaskan komitmennya untuk memenuhi ekspektasi nasabah sambil menjaga standar keamanan dan kepatuhan yang diharapkan dari lembaga keuangan tradisional.
Layanan perdagangan cryptocurrency BPCE tersedia melalui aplikasi seluler dari dua merek perbankan ritelnya: Banque Populaire dan Caisse d'Épargne. Integrasi ini memastikan akses mudah bagi nasabah, yang dapat mengelola aktivitas perbankan konvensional sekaligus investasi kripto dalam satu platform. Antarmuka pengguna yang intuitif dirancang untuk melayani trader kripto berpengalaman maupun pengguna baru di dunia aset digital.
Struktur biaya terdiri dari dua komponen: biaya langganan bulanan 2,99 euro dan komisi 1,5% pada setiap transaksi. Model biaya transparan ini memudahkan nasabah memahami biaya investasi kripto mereka. Biaya bulanan menyediakan akses berkelanjutan ke platform dan layanan terkait, sedangkan komisi per transaksi sesuai dengan standar industri untuk layanan perdagangan kripto ritel yang disediakan institusi keuangan tradisional.
Fokus utama layanan ini terletak pada keamanan dan kepatuhan regulasi, dengan memanfaatkan infrastruktur perbankan BPCE yang sudah teruji untuk memberikan ketenangan kepada nasabah saat bertransaksi aset digital. Semua transaksi diproses melalui jalur aman, dan aset nasabah dijamin dengan standar ketat yang sama seperti layanan perbankan tradisional.
Penawaran awal mencakup empat mata uang kripto terpilih: Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan USD Coin (USDC). Pemilihan ini mewakili pendekatan seimbang, meliputi berbagai kategori aset digital guna memenuhi beragam tujuan investasi.
Bitcoin (BTC), sebagai pionir dan mata uang kripto paling dikenal, menjadi fondasi penawaran ini. Posisi pasar yang kuat dan penerimaannya yang luas menjadikannya elemen penting pada setiap layanan perdagangan kripto. Ethereum (ETH) merepresentasikan ekosistem smart contract dan aplikasi terdesentralisasi, memberikan eksposur pada lanskap teknologi blockchain yang lebih luas di luar sekadar transfer nilai.
Solana (SOL) menambah eksposur pada platform blockchain berperforma tinggi yang terkenal dengan pemrosesan transaksi cepat dan biaya rendah, cocok bagi pengguna yang tertarik pada teknologi blockchain mutakhir. Kehadiran USD Coin (USDC), stablecoin yang dipatok pada dolar AS, menjadi alat penting untuk mengelola volatilitas dan memudahkan keluar-masuk posisi kripto tanpa harus langsung menukar ke mata uang fiat.
Strategi ini menunjukkan pendekatan BPCE yang cermat dalam menyediakan penawaran kripto, menggabungkan aset mapan dan teknologi baru sekaligus menyediakan opsi stabilitas melalui stablecoin.
Layanan perdagangan kripto BPCE awalnya diluncurkan di empat bank regional sebagai pilot project untuk menguji operasional, mengumpulkan masukan pengguna, serta menyempurnakan layanan sebelum peluncuran lebih luas. Pendekatan bertahap ini memungkinkan BPCE memastikan keunggulan operasional dan kepuasan nasabah sebelum menjangkau audiens yang lebih besar.
Peta jalan ekspansi meliputi rencana memperluas layanan ke 25 bank regional tambahan pada 2026, memperluas akses perdagangan kripto secara signifikan di jaringan BPCE. Strategi ekspansi secara bertahap ini mencerminkan manajemen risiko yang bijak sekaligus menegaskan komitmen untuk membuat perdagangan kripto lebih mudah diakses bagi mayoritas nasabah BPCE.
Waktu peluncuran ini merupakan respons BPCE terhadap meningkatnya persaingan di sektor jasa keuangan. Dalam beberapa tahun terakhir, baik startup fintech maupun bank tradisional lainnya mulai menawarkan layanan kripto, sehingga institusi mapan harus beradaptasi atau berisiko kehilangan pangsa pasar. Dengan memasuki pasar perdagangan kripto, BPCE menjaga loyalitas nasabah yang mungkin mencari peluang investasi kripto di tempat lain.
Peluncuran layanan perdagangan kripto BPCE berlangsung dalam kerangka regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Eropa. MiCA merupakan pendekatan regulasi komprehensif untuk cryptocurrency dan aset digital, menawarkan kejelasan serta standarisasi bagi seluruh negara anggota Uni Eropa. Kerangka ini menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi institusi keuangan tradisional dalam menyediakan layanan kripto dengan persyaratan kepatuhan dan perlindungan konsumen yang jelas.
Penerapan MiCA mengurangi ketidakpastian regulasi, memungkinkan bank seperti BPCE mengembangkan dan meluncurkan layanan kripto secara percaya diri, sambil memastikan kepatuhan atas persyaratan hukum yang berubah. Kejelasan regulasi ini menguntungkan baik institusi keuangan maupun konsumen, menciptakan ekosistem perdagangan kripto yang lebih aman dan transparan.
Langkah BPCE memasuki perdagangan kripto menandai tren lebih luas di mana institusi perbankan tradisional mulai mengadopsi aset digital. Seiring kerangka regulasi semakin matang dan permintaan konsumen meningkat, semakin banyak bank yang akan mengintegrasikan layanan kripto ke dalam produk mereka. Tren ini menjadi tonggak penting dalam adopsi massal cryptocurrency, mengubahnya dari investasi alternatif menjadi produk keuangan standar yang ditawarkan bank tepercaya.
Keberhasilan inisiatif BPCE dapat mendorong bank-bank Eropa lain mempercepat pengembangan layanan kripto mereka, sehingga berpotensi mengubah lanskap persaingan perbankan ritel dan perdagangan aset digital di kawasan ini.
BPCE adalah grup perbankan besar Eropa. BPCE meluncurkan perdagangan kripto untuk memenuhi permintaan investor ritel yang meningkat dan memanfaatkan kejelasan regulasi yang diberikan oleh MiCA di Eropa.
Untuk menggunakan platform perdagangan kripto BPCE, lakukan verifikasi identitas dan siapkan bukti status keuangan. Pembukaan akun memerlukan dokumen KYC. Setelah terverifikasi, Anda dapat berdagang langsung lewat antarmuka platform dengan alat yang intuitif dan akses data pasar real-time.
BPCE menawarkan perdagangan kripto yang aman dengan enkripsi canggih dan sistem kepatuhan. Risiko utama meliputi volatilitas pasar, fluktuasi likuiditas, dan perubahan regulasi. Pengguna harus mengelola ukuran posisi secara hati-hati dan terus memantau kondisi pasar.
BPCE mendukung perdagangan BTC, ETH, SOL, dan USDC. Layanan ini mengenakan biaya bulanan 2,99 euro dan komisi perdagangan sebesar 1,5% per transaksi.
Layanan perdagangan kripto BPCE terintegrasi langsung dalam aplikasi mobile banking, sehingga tidak memerlukan exchange atau wallet terpisah. Pendekatan terintegrasi ini memberikan kenyamanan, keamanan, serta pengalaman pengguna yang mulus bagi 2 juta nasabah.











