
Steno Research melaporkan bahwa tahun 2025 diproyeksikan menjadi tahun terbaik sepanjang sejarah untuk pasar cryptocurrency. Baik Bitcoin (BTC) maupun Ether (ETH) diperkirakan akan menembus rekor harga tertinggi baru, disertai berbagai pencapaian positif lainnya.
Steno Research memproyeksikan harga spot BTC dan ETH masing-masing akan melampaui $150.000 dan $8.000. Studi terbaru menunjukkan para analis semakin optimis terhadap musim altcoin yang akan datang.
Laporan tersebut menegaskan, proyeksi kenaikan harga BTC dan ETH mencerminkan lingkungan regulasi yang belum pernah sepositif ini bagi cryptocurrency, didukung kondisi makroekonomi dengan suku bunga rendah, likuiditas yang membaik, dan performa historis yang kuat pasca Bitcoin halving.
Adopsi institusional pun diproyeksikan mencapai rekor tertinggi, didorong masuknya modal ke ETF Bitcoin dan Ethereum berbasis AS. Steno memperkirakan arus masuk bersih sebesar $48 miliar ke ETF BTC dan $28,5 miliar ke ETF ETH.
Ether diperkirakan akan secara signifikan mengungguli performa Bitcoin pada periode mendatang. Steno memproyeksikan rasio ETH/BTC akan menyentuh minimal 0,06—lonjakan signifikan dibanding level sebelumnya. Rasio ini, yang mengukur harga Ethereum relatif terhadap Bitcoin, menjadi indikator kunci dinamika antara dua aset kripto utama.
Laporan tersebut menyatakan pergerakan harga ini akan memicu musim altcoin yang lebih luas, dengan dominasi pasar Bitcoin turun dari kisaran 57% menjadi sekitar 45%. Dominasi Bitcoin mengukur porsi BTC dalam kapitalisasi pasar cryptocurrency secara keseluruhan dan merupakan metrik penting untuk menilai distribusi nilai di ekosistem aset digital.
Proyeksi Steno sebagian didasarkan pada pandangan bahwa perkembangan politik terkini lebih menguntungkan cryptocurrency alternatif ketimbang hanya Bitcoin. Laporan itu menyebut lingkungan saat ini mendorong peningkatan aktivitas on-chain, sehingga altcoin seperti Ethereum dan proyek-proyek blockchain lain memperoleh manfaat besar.
Analisis tersebut memproyeksikan total value locked (TVL) pada aplikasi terdesentralisasi akan menembus $300 miliar, jauh di atas pencapaian tertinggi sebelumnya. TVL, yakni seluruh aset kripto yang didepositkan di protokol keuangan terdesentralisasi, merupakan indikator utama kesehatan dan pertumbuhan ekosistem DeFi.
Beberapa institusi keuangan ternama turut berbagi pandangan optimis ini. Manajer aset terkemuka telah memasukkan beberapa aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) dalam daftar pantauan mereka, menyoroti lingkungan kebijakan yang semakin kondusif sebagai pendorong utama.
Pemimpin industri berkomitmen menunjuk regulator pro-kripto di lembaga-lembaga kunci dan mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung inovasi serta pengembangan cryptocurrency. Pergeseran kebijakan ini menandai perubahan mendasar dari pendekatan regulasi sebelumnya dan diperkirakan akan berdampak besar pada seluruh industri aset digital.
Petinggi industri Web3 menyatakan optimisme kuat, menilai pergeseran regulasi akan memosisikan pasar untuk pertumbuhan pesat dan menarik partisipasi institusi. Kombinasi kebijakan mendukung, adopsi institusional, dan faktor makroekonomi membentuk dasar kuat bagi ekspansi pasar ke depan.
2025 dinilai sebagai tahun terbaik untuk cryptocurrency karena integrasi Bitcoin ke dalam keuangan tradisional, percepatan pengembangan aplikasi DeFi dan AI-crypto, serta terobosan besar dalam kepatuhan regulasi dan inovasi teknologi di seluruh sektor.
Pada 2025, pasar kripto menawarkan peluang besar: Bitcoin memperkuat posisinya sebagai aset cadangan; narasi baru bermunculan di sektor AI, DePIN, dan RWA. Sektor-sektor ini memperlihatkan potensi pertumbuhan tinggi dan lonjakan volume transaksi.
Prediksi harga Bitcoin tahun 2025 sangat bervariasi, antara $100.000 hingga $250.000. Mayoritas analis memperkirakan fluktuasi di kisaran $100.000–$125.000, menandakan tingkat ketidakpastian pasar yang tinggi.
Pada 2025, regulasi kripto akan menitikberatkan pada aturan jelas untuk stablecoin dan kepatuhan institusional. Koordinasi global mengurangi kesenjangan regulasi, mengubah industri dari fase eksperimental menjadi infrastruktur keuangan yang matang dan andal.
XYZVerse, Humanity Protocol, Pudgy Penguins, Arbitrum, dan NEAR Protocol merupakan proyek-proyek yang menjanjikan. Proyek-proyek ini meliputi AI, gaming, dan ekspansi Layer 2. Investor awal berpotensi memperoleh imbal hasil besar di tahun 2025.
Risiko utama di 2025 mencakup kepatuhan regulasi yang lebih ketat, isu transparansi, dan dinamika regulasi lintas negara. SEC memperketat aturan penerbitan token, persyaratan KYC/AML global kian kompleks, dan perbedaan regulasi tetap signifikan. Platform harus membangun infrastruktur kepatuhan yang kokoh untuk memenuhi kebutuhan baru ini.
Bitcoin dan Ethereum diproyeksikan sama-sama mengalami pertumbuhan pesat di 2025. Ethereum diperkirakan diperdagangkan pada kisaran $3.500–$4.000, dengan peluang menembus $8.500. Adopsi institusi dan inovasi teknologi akan menjadi pendorong utama pasar.
Ya. Pada 2025, cryptocurrency diperkirakan mencapai adopsi massal, dengan stablecoin menjadi aplikasi utama. Volume perdagangan akan melonjak, kripto akan menjadi arus utama, dan penerapan praktis akan terus meluas.











